Kepercayaan masyarakat berkurang pada lembaga politik yang ada di bangsa ini yang disebabkan pudarnya nasionalisme dan profesionalisme yang ada pada tubuh birokrasi di Indonesia.
Jika kita lihat secara saksama, susunan birokrasi yang kini dipenuhi oleh golongan tua dan minimnya peran pemuda disana.
Kapan pemuda seperti Sultan Syahrir muncul kembali jika tidak diberi kesempatan? Banyak anggapan dunia politik itu kotor,ganas, dan jauh dari kata baik. Nilai-nilai kebaikan yang dihasilkan dari politik kian memudar dan tidak terlepas dari menurunnya kepercayaan masyarakat.
Disinilah dibutuhkan sosok yang dapat membuka gerbang kesempatan untuk golongan muda berkarya, bersuara, berperan dalam perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik tentunya.
Urgensi terhadap regenerasi politik, seyogyanya bukan sekadar regenerasi terhadap usia generasi, tapi juga dalam bentuk pemikiran, visi dan pandangan, nilai-nilai utama kepemimpinan, demokrasi, kesetaraan.
Kaum Pemuda memiliki kesempatan yang besar untuk meningkatkan partisipasi politiknya. Secara umum pihak pelaksana wewenang penyelenggaraan pemilu, secara utuh tunduk pada aturan teknis yang berlaku.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
