“Dugaan kami telah terjadi konspirasi antara panitia guna meloloskan Nirwana ke babak berikutnya, turnamen macam apa ini” tegas Arkadius kesal.
Dia juga heran atas alasan panitia yang mendiskualifikasi Lekosoro berikut hasil pertandingannya dengan alasan salah satu pemain menggunakan KTP ganda (Ngada dan Nagekeo) padahal sebelumnya saat pendaftaran pemain bersangkutan mendaftar menggunakan KTP Nagekeo.
“Dari mana Panitia tahu bahwa dia pakai 2 KTP di saat sistem administrasi catatan kependudukan kita sudah by online, setiap kita tidak bisa memiliki dua KTP, apakah panitia sudah membuktikan itu, apakah panitia sudah mengecek ini ke Dinas Dukcapil?” tanya Arkadius.
Turnamen sepakbola Lima Satu Cup, Wolosambi merupakan turnamen resmi yang direkomendasikan ASKAB PSII Kabupaten Nagekeo. Meski atas izin resmi PSSI, akan tetapi turnamen tersebut bukan kegiatan yang dilaksanakan ASKAB. Ino Jago salah satu elite ASKAB Nagekeo menyebut bahwa pihaknya hanya diminta fasilitas berupa rekomendasi Wasit yang notabene di bawah naungan ASKAB.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
