“Ini harus berjalan bersamaan. Mari kita saling menopang, bersatu kita teguh kalau bercerai pasti kita runtuh, jangan kita biarkan ego merajai, berbeda bukanlah alasan untuk berjarak. Mari kita bergandengan tangan, bersama akan mencapai tujuan,” pinta Romo Kristo.
Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dalam sambutannya mengatakan, perayaan syukur yang dilaksanakan ini bukan sekadar seremoni semata, namun menjadi momen reflektif sebagai warga negara Indonesia, dimana Bupati mengingatkan kembali akan perjuangan para pahlawan bangsa yang rela mengorbankan jiwa dan raga demi membela dan mempertahankan tanah ibu pertiwi dari penjajahan. “Mereka berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi masa depan bangsa yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat” ujarnya.
Berkenaan dengan itu, Bupati Simplisius mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas berkat penyelenggaraan Tuhan kepada Bangsa Indonesia hingga saat ini berada dalam situasi yang aman dan damai. “Ini adalah anugerah besar yang harus kita syukuri dan jaga bersama,” Ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
