Beranda Nasional Jelang HPN, Jurnalis Belu Beri Pelatihan Jurnalistik di Dua SMA

Jelang HPN, Jurnalis Belu Beri Pelatihan Jurnalistik di Dua SMA

191
0
salah satu Awak Pena Batas RI-RDTL memberikan materi tentang Dasar-Dasar Jurnalistik Kepada Siswa SMK I Atambua

Belu, Flobamora-news.com – Dalam rangka memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, sejumlah Jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-diselenggarakan pelatihan di Dua sekolah yang ada di Kabupaten Belu, Perbatasan RI-RDTL, Jumat (7/2/2020).

Kegiatan terpusat di dua sekolah yakni, Sekolah Menengah Atas Kristen Atambua (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Atambua. Adapun materi pelatihan tentang dasar-dasar jurnalistik dan Kode Etik Jurnalistik.

Ketua Pena Batas RI-RDTL, Stefanus Dile Payong mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalis bagi pelajar sekolah menengah atas yang dilaksanakan hari ini dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional tahun 2020.

Selain itu, pelatihan itu juga sebagai sebuah bentuk pencerahan kepada masyarakat yang berada di Perbatasan RI-RDTL untuk peduli akan media.

Dikatakan, masih banyak masyarakat yang masih takut dengan media publik. Padahal, pada hakekatnya, media itu adalah milik masyarakat.

“Ketakutan itu tentunya bukan tak beralasan. Kebanyakan masyarakat masih belum tahu tentang bagaimana mengkritisi sebuah media. Apabila media itu melakukan kesalahan, masyarakat hanya diam. Padahal, ada ruang untuk masyarakat dapat mengkritisi kesalahan tersebut seperti Hak Koreksi dan hak jawab. Apabila hak koreksi dan hak jawab ini digunakan dengan baik, maka media dan pemberitaan di sebuah wilayah dapat semakin baik,” Jelas Kontributor MNC grup tersebut.

Ketua Pena Batas RI-RDTL, Evans Dile Payong ditemui awak media usai memberikan pelatihan jurnalistik

Lebih lanjut, Pria yang akrab disapa Evans itu menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik diberikan di Tingkatan SMA karena masih sangat minimnya minat pelajar SMP bahkan di tingkat SMA terhadap dunia jurnalistik dan tulis-menulis. Karena itu, perlu diterapkan, tidak saja pada jenjang pendidikan tingkat tinggi. Dengan begitu, para pelajar pun bisa menjadi fasilitator bagi siswa lain di sekolah dan masyarakat tentang bagaimana menjadi masyarakat yang sadar media.

Wakil Kepala Kesiswaan Atanasius Of selaku Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Atambua saat membuka kegiatan menyampaikan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada komunitas Pena Batas RI-RDTL yang meluangkan waktu memberikan pelatihan jurnalistik pada pelajar.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi pelajar. Kebetulan di sekolah ini ada juga jurusan multi media, dengan pelatihan ini bisa menambah ilmu bagi pelajar. Melalui kegiatan ini, jika ada yang berminat bisa masuk ke dunia jurnalis,” ujar Atanasius.

Beberapa awak Pena Batas RI-RDTL saat memberikan pelatihan jurnalistik kepada siswa-siswi SMA Kristen Atambua

Untuk diketahui, sekitar seratus lima puluh lebih pelajar kelas tiga SMKN 1 mengikuti pelatihan jurnalistik dengan pemateri pelatihan Andre Witak (wartawan TVRI) tentang dasar-dasar jurnalistik dan Teni Jenahas (wartawan cetak harian Pos Kupang) tentang dasar-dasar jurnalistik yang tercantum dalam UU Pers No 40 tahun 1999 dan turut dihadiri pembina Osis.

Sedangkan, Pelatihan Jurnalistik di SMA Kristen Atambua diberikan oleh Richi Anyan (Flobamora-news.com) tentang dasar-dasar jurnalistik dan Lius Sikone (Kompas TV) tentang Kode Etik Jurnalistik.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here