Beranda Internasional Belu Jadi Tuan Rumah Liga Fronteira 2020

Belu Jadi Tuan Rumah Liga Fronteira 2020

91
0

MALIANA, Flobamora-news.com – Kabupaten Belu direncanakan akan menjadi tuan rumah Logos Fronteira atau Liga Fronteira 2020. Hal tersebut diumumkan secara resmi oleh Sekretariado estadu Joventude no Desportu, Nelio Isac saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Logos Fronteira 2019 di Stadion Malibaca-Yamato Maliana-timor, Jumat (15/11/2019).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan kepada awak media menuturkan bahwa Kabupaten Belu selalu siap menjadi tuan rumah untuk even apapun, termasuk Logos Fronteira 2020 nanti.

Dikatakan bahwa Kabupaten Belu sudah sering mengadakan even yang melibatkan Negara Timor Leste. Salah satunya adalah Festival Fulan Fehan 2019 yang baru saja terlaksana.

Wakil Bupati Belu bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Timor Leste

Dikatakan lebih lanjut, Tahun 2020, Kabupaten Belu akan menjadi tuan rumah Soeratin Cup 2020. Selain itu, ada beberapa agenda olahraga tahunan seperti Wakil Bupati Cup, Bupati Cup, dan lain sebagainya.

BACA JUGATarian Persahabatan Meriahkan Pembukaan Liga Fronteira RI-RDTL 2019

Karena itu, apabila Kabupaten Belu dipercayakan menjadi tuan rumah Logos Fronteira 2020, maka tidak akan ada kendala yang besar karena secara umum panitia pelaksana sudah disiapkan sejak awal tahun.

Akan tetapi, panitia pelaksana pun akan mengalami kendala karena pada tahun 2020 itu, Kabupaten Belu juga akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan kepala daerah. Tentu, Pilkada ini akan memeras otak dan tenaga.

Wakil Bupati Belu saat menyalami para pemain sebelum dimulainya laga pembukaan Logos Fronteira 2019

Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka pada pembukaan pembukaan Bupati Cup 2020 di Lapangan Umum Atambua (8/11/2019), dirinya telah menekankan kepada panitia penyelenggara dan seluruh masyarakat Bulu agar tidak mencampur-adukan antara politik dan olahraga.

BACA JUGA : Menanti Tragedi Air Mata Bola Bintang Timur Atambua

“Kita boleh berbeda pendapat dalam politik. Namun, olahraga menyatukan semua perbedaan itu. Karena itu, olahraga jangan pernah dirasuki oleh politik. Biarkan olahraga tetap menjadi media pemersatu,” tegasnya.

Kontingen Belu saat menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Ketika ditanya soal kesiapan kontingen kabupaten Belu untuk berlaga di Logis Fronteira 2019, Ose Luan menegaskan bahwa ambisi setiap tim untuk menjadi juara dalam laga tersebut adalah hal yang lumrah. Akan tetapi, perlu diingat bahwa yang terpenting dari terlaksananya liga ini adalah persaudaraan. “Karena itu, kemenangan bukanlah tujuan utama melainkan persaudaraan!”


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here