Beranda Olahraga Buka Bupati Belu Cup IV, Wabup: Boleh Berpolitik, Tapi Jangan Ganggu Olah...

Buka Bupati Belu Cup IV, Wabup: Boleh Berpolitik, Tapi Jangan Ganggu Olah Raga

25
0

Belu, Flobamora-news.com – “Boleh Berpolitik, tapi jangan ganggu olah raga”. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Belu, J.T. Ose Luan saat membuka Bupati Belu Cup IV di Lapangan Umum Atambua pada, Jumat (8/10/2019).

Maksud penyampaian tersebut lantaran Kabupaten Belu akan menjadi tuan rumah untuk salah satu ajang sepak bola bergengsi di Provinsi NTT, Soeratin Cup pada tahun 2020 nanti. Sedangkan pada tahun yang sama, Kabupaten Belu juga akan melangsungkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Untuk menyikapi tahun politik tersebut, Wabup Ose Luan meminta kepada panitia penyelenggara dan seluruh masyarakat Belu agar tidak mencampuradukkan urusan politik dengan urusan olah raga.

“Tahun 2020 nanti kita (Kabupaten Belu, red) akan menjadi tuan rumah Soeratin Cup. Tapi pada tahun yang sama, kita juga akan melangsungkan Pilkada. Karena itu, boleh berpolitik, tapi jangan ganggu olah raga,” tegasnya.

Foto Bareng Jelang Laga Pembuka Bupati Belu Cup IV

Selain menyampaikan pesan terkait dengan Soeratin Cup, J.T. Ose Luan tak lupa memberikan semangat dan motivasi kepada 31 tim yang ikut berlaga pada Bupati Belu Cup IV untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan.

“Bermain dengan sportif; bermain dengan teknik. Dengan begitu kita sudah menunjukkan kepada orang lain tentang kualitas sepak bola di Kabupaten Belu,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dunia persepakbolaan di Kabupaten Belu sudah mengalami kemajuan yang cukup pesat saat ini. Hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah peserta pada Bupati Belu Cup IV. Untuk diketahui, pada tahun 2018, hanya 12 tim yang ikut dalam ajang terbesar Kabupaten Belu tersebut. Namun, pada tahun 2019, jumlah meningkat hingga mencapai 31 tim.

“Semua tim ingin menjadi juara. Tapi hanya akan ada satu yang keluar sebagai juara. Karena itu, bermainlah seperti pemain. Tunjukkanlah sportivitas. Tunjukkan bahwa kita berjuang untuk menang. Namun, kekalahan adalah pelajaran buat kita menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here