Beranda Komunitas Ini Juara Lomba Catur Antar Pegawai Korpri Tingkat Kabupaten Belu 2019

Ini Juara Lomba Catur Antar Pegawai Korpri Tingkat Kabupaten Belu 2019

52
0

Belu, Flobamora-news.com – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-48 Korpri Kabupaten Belu, Panitia penyelenggara melaksanakan Lomban Catur antar Pegawai Korpri se-Kabupaten Belu.

Ketua Panitia Lomba Catur, Yos Dapatalu mengatakan bahwa Lomba Catur tingkat perorangan antar pegawai Korpri tersebut diadakan dari tanggal 18-20 November 2019. Para peserta Lomba Catur ini adalah para ASN/PNS perwakilan instansi/OPD di Kabupaten Belu.

Pada perlombaan yang diikuti oleh 18 peserta itu, 5 orang keluar sebagai juara. Dari lima orang tersebut, Juara I, II, dan III akan mewakili Kabupaten Belu dalam perlombaan catur tingkat Provinsi NTT menyongsong HUT Korpri Provinsi NTT.

Dikatakan bahwa pertandingan catur kali ini sangat menarik sebab para pemenang memiliki selisih poin yang sedikit bahkan sama. Juara I dan II memiliki poin sama yaitu 13.5. Sedangkan juara III, IV, dan V juga memiliki poin yang sama yaitu 12.

Karena itu, dalam perlombaan catur 5 babak ini, Panitia penyelenggara menggunakan 3 metode penilaian. Ketiga metode penilaian itu adalah Next Poin (NP), Progressive Score (PS), dan Solkoff (SKF).

Para pemenang Lomba Catur antar Pegawai Korpri Tingkat Kabupaten Belu

Dijelaskan bahwa pada penilaian NP dan PS dua atlet memiliki nilai tertinggi dengan poin 13.5 dan tiga atlet memiliki poin 12. Karena itu, dilanjutkan dengan metode SKF atau pengumpulan poin dari pertandingan dengan atlet yang sudah dilawan sebelumnya.

Dikatakan, pada metode SKF ini, maka Samuel Fangidae dari Pengadilan Negeri Atambua keluar sebagai juara dengan poin 40.5 dan Engelbertus Klau dari BNPP PLBN Motaain dengan 31.5 poin.

Sedangkan, Juara III atas nama Norbertus Sonbai dari BKPP, Juara IV atas nama Abel L. Mau dari Badan Statistik Kabupaten Belu dan Jatasuara V atas nama Wilhem Tae dari Dinas Pertanian.

Yos Dapatalu menilai bahwa para atlet Catur di Kabupaten Belu memiliki potensi yang luar biasa. Akan tetapi, perlu ada latihan yang lebih dari para atlet untuk persiapan menyongsong Lomba catur tingkat Provinsi NTT.

Dikatakan bahwa salah satu kekurangan para atlet adalah belum memahami dengan baik untuk menulis notasi dan mengatur waktu dalam permainan catur.

“Dalam pertandingan catur, tidak hanya pandai, tapi juga paham dalam menulis notasi dan mengatur waktu. Sebab, ketiga hal ini adalah poin penting untuk meraih kemenangan,” ujarnya.

Yos berharap agar melalui perlombaan ini, para atlet bisa mendapat banyak pelajaran dan mempersiapkan dirinya untuk kejuaraan yang lebih besar demi mengharumkan nama Kabupaten Belu di tingkat Provinsi NTT dalam kejuaraan catur.


Reporter: Ricky Anyan


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here