Pertama Kali Perempuan Iran Dapat Menonton Sepak Bola Dalam 40 Tahun Terakhir

FlobamoraNews

Selama hampir 40 tahun, Iran telah melarang penonton wanita memasuki sepak bola dan stadion olahraga lainnya. Sebagian Ulama berpendapat bahwa perempuan harus dilindungi dari atmosfer maskulin dan pandangan pria semi-berpakaian.

Bulan lalu, badan pengatur sepak bola dunia, FIFA menekan Iran untuk mengizinkan perempuan mengakses stadion tanpa batasan dan dalam jumlah yang ditentukan oleh permintaan tiket.

Hal itu terjadi setelah kematian Sahar Khodayari yang dijuluki “Gadis Biru” karena warna klub sepak bola yang ia dukung, yang membakar dirinya bulan lalu di luar pengadilan setelah ia mengetahui bahwa ia dapat menghadapi hukuman penjara dua tahun karena berusaha untuk memasuki stadion dengan berpakaian seperti anak laki-laki.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Dorong Perdamaian di Semenanjung Korea

Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, FIFA menganggap pertandingan itu sebagai “langkah maju yang sangat positif”. FIFA telah menuntut agar pihak berwenang mengizinkan jumlah perempuan yang tidak terbatas untuk menghadiri semua pertandingan. Namun, Teheran belum mengumumkan bahwa mereka akan diberikan akses tidak terbatas ke semua pertandingan.

Iran memenangkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Kamboja 14-0. Tetapi,  yang akan lebih diingat pada pertandingan itu  adalah adegan di tribun.


Reporter: Ricky Anyan


Tulisan ini berasal dari redaksi