Promotor Elizabet Liu Perempuan Energik Asal Atambua Adakan Tinju Internasional di NTT

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Kejuaraan Tinju dunia akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Timur. Kejuaraan ini dipromotori oleh Elizabet Liu perempuan muda energik asal Atambua. Sebanyak 12 petinju dari empat negara akan bertarung dalam kejuaraan tinju dunia “The Border Battle” dan 28 petarung dari 14 partai yang akan digelar di Kota Kupang mulai Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7).

Promotor perempuan muda energik asal Atambua , Ibu Elisabeth Liu mengatakan bahwa 12 petarung itu berasal dari empat negara.

“Seharusnya ada lima negara yang ikut, tetapi Thailand berhalangan sehingga yang ada hanya empat negara saja,” katanya saat konferensi pers pelaksanaan tinju Dunia yang diberi nama “The Border Battle” di Kupang.

Baca Juga :  Wartawan Indonesia Hadiri Peringati 44 Tahun Tragedi Balibo Five di Timor Leste

Keempat negara yang ikut ambil bagian dalam pertarungan tersebut adalah Timor Leste, Australia, Filipina dan Indonesia dengan tiga partai yakni partai tambahan dan partai Utama serta partai eksebisi.

Untuk partai tambahan ada tiga kelas yang diperebutkan yakni kelas super bulu yang diperebutkan oleh Eman Nahak petinju asal NTT, Indonesia vs Perdrinho Dorego petinju asal Timor Leste

Kemudian untuk kelas Light Fly Weight (layang) antara Silem Serang dari NTT, Indonesia vs Felipe Atade dari Timor Leste.

Untuk kelas Middle Weight (kelas menengah) akan diperebutkan oleh Maxi Nahak dari NTT, Indonesia vs Jovelio Jose dari Timor Leste.

Baca Juga :  Gubuk Kecil Pra TMMD Menjadi Cerita Suka Cita Warga Bersama Babinsanya

.Sementara itu untuk partai utama tiga kelas yang akan dipertandingkan yakni yang pertama memperebutkan gelar juara super ringan IBO Oceania dan WBC Asia yang diperebutkan oleh John Ruba (Seso, Indonesia) vs Joepher Montano (Filipina)

Partai kedua memperebutkan gelar juara super bulu Internasional Boxing Organization (IBO) dan WBC Asia oleh Defry Palulu dari Indonesia vs Ivor Lastrilla dari Filipina.

Tulisan ini berasal dari redaksi