<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Opini &#8211; Flobamora News</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-news.com/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<description>Suara Flobamora</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 16:03:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-news.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Opini &#8211; Flobamora News</title>
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Diksi di Antara Jejak Ternak: Kisah Marno, Anak Amarasi yang Menembus Takhta Duta Bahasa NTT</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/diksi-di-antara-jejak-ternak-kisah-marno-anak-amarasi-yang-menembus-takhta-duta-bahasa-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 16:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[#MarnoBunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=32745</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG – Aroma pakan ternak dan hiruk-pikuk laboratorium anatomi seketika luruh, berganti riuh tepuk tangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<hr />
<p>KUPANG – Aroma pakan ternak dan hiruk-pikuk laboratorium anatomi seketika luruh, berganti riuh tepuk tangan di sebuah panggung megah. Marno, pemuda sederhana asal Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, baru saja mengukir sejarah pribadi yang tak biasa. Mahasiswa Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan (FPKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) ini berhasil menyabet gelar Terbaik 3 Putra Duta Bahasa Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun 2026, membuktikan bahwa kecerdasan literasi tak melulu soal latar belakang program studi.</p>
<p>Keberhasilan ini menjadi tamparan halus bagi stigma lama yang menyebut mahasiswa jurusan eksakta cenderung kaku dan minim retorika. Di tangan Marno, insting seorang &#8220;anak kandang&#8221; yang terbiasa bekerja keras berpadu manis dengan kemampuannya merangkai diksi. Ia tak hanya mampu membedah anatomi ternak, tetapi juga piawai membedah struktur bahasa dan diplomasi kebudayaan, menyisihkan ratusan peserta lain dari berbagai disiplin ilmu.</p>
<p>Namun, kemampuan bicara Marno tidak lahir dari ruang hampa. Di balik jas almamaternya, ia adalah seorang organisatoris ulung yang menjabat sebagai Ketua Badan Legislatif Mahasiswa (BLM) FPKP Undana sekaligus memegang amanah nasional sebagai Ketua Bidang Sosial Masyarakat ISMAPETI. Keluwesannya dalam bertutur kata justru terasah di lapangan, terutama saat ia terjun langsung bersama Tim Peduli Kasih untuk menyentuh kehidupan 25.000 jiwa di pelosok Pulau Timor. Baginya, bahasa adalah alat perjuangan kemanusiaan yang paling tulus.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelurahan Arwadee LPDP IPB Resmi Dilantik, Usung Kabinet &#8221; Akar Nusantara</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/kelurahan-arwadee-lpdp-ipb-resmi-dilantik-usung-kabinet-akar-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 15:08:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[@RiskiKake]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=32640</guid>

					<description><![CDATA[Bogor, 12 April 2026 – Kelurahan Awardee LPDP IPB resmi dilantik oleh Kepala Divisi Pelayanan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor, 12 April 2026 – Kelurahan Awardee LPDP IPB resmi dilantik oleh Kepala Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP, Gendro Hartono, S.E., dalam prosesi pelantikan kepengurusan periode 2026/2027 yang berlangsung pada Minggu (12/4). Momentum ini menandai dimulainya kepemimpinan baru dengan semangat kolaborasi dan kontribusi melalui Kabinet Akar Nusantara.</p>
<p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Sekolah Pascasarjana IPB, Prof. Dr. Ir. Yohanes Aris Purwanto, M.Sc. Hadir pula perwakilan Mata Garuda Pusat dan Jawa Barat, jajaran pengurus sebelumnya, serta berbagai organisasi mahasiswa di lingkungan pascasarjana.</p>
<p>Dalam sambutannya, Koordinator Awardee LPDP IPB terpilih, Riski Almado Kake, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan dan tanggung jawab dalam berorganisasi. Ia menyebut bahwa keberadaan para undangan menjadi simbol kuat bahwa pengurus tidak berjalan sendiri, melainkan bagian dari ekosistem kolaboratif yang saling mendukung.</p>
<p>“Tanggung jawab adalah hal yang mudah diucapkan, tetapi sulit dipertahankan. Ketika kepercayaan hilang, yang tersisa hanyalah jejak yang buruk,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rumah Bukan Sekedar Atap: Membangun Rasa Aman di NTT</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/rumah-bukan-sekedar-atap-membangun-rasa-aman-di-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:24:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[@RiskiKake]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=32604</guid>

					<description><![CDATA[Terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada program perumahan nasional yang semula 45.000 unit pada 2025...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terjadi peningkatan yang sangat signifikan pada program perumahan nasional yang semula 45.000 unit pada 2025 menjadi 400.000 unit pada 2026 adalah suatu tanda langkah ambisius pemerintah dalam menjawab persoalan dasar masyarakat. Kebijakan yang digagas oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait patut diapresiasi sebagai upaya percepatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dasar masyarakat.</p>
<p>Di tingkat daerah, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu penerima manfaat dengan alokasi 5.000 unit rumah pada 2026. Program tersebut meningkat signifikan karena pada tahun sebelumnya hanya 436 unit. Angka ini membawa harapan baru, terutama bagi masyarakat yang selama ini hidup dirumah dengan kategori tidak layak huni. Mengutip dari FloresPos, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan bahwa jumlah rumah tidak layak huni di NTT masih mencapai 290.000 unit. Artinya, program ini baru menyentuh sebagian kecil dari kebutuhan yang ada sehingga perlu adanya perhatian yang konsisten dari pemerintah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gejolak Timur Tengah: Kebijakan Imigrasi Sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/gejolak-timur-tengah-kebijakan-imigrasi-sebagai-instrumen-resiliensi-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 04:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=32326</guid>

					<description><![CDATA[Oleh : Ir. H. Abdullah Rasyid, ME. Di tengah ketidakpastian geopolitik global, eskalasi perang antara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Ir. H. Abdullah Rasyid, ME.</p>
<p>Di tengah ketidakpastian geopolitik global, eskalasi perang antara Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan “getaran fluktuasi tinggi” pada neraca perdagangan global. Jika peta konflik meluas, kebijakan keimigrasian Indonesia tidak lagi sekadar menjalankan fungsi administratif. Tata kelola mobilitas manusia lintas negara kini akan semakin saling berkaitan dengan stabilitas perdagangan, investasi, serta ketahanan rantai pasok nasional.</p>
<p>Kondisi ini semakin diperparah dengan diberlakukannya kebijakan protokol ketat di kawasan Selat Hormuz, yaitu jalur operasi pendistribusian yang sedang dilalui oleh “seperlima” dari pasokan minyak dunia dan “seperempat” dari pasokan gas alam cair dunia, sehingga mendorong terjadinya lonjakan harga impor energi hingga melewati US$100 per barel. Bagi Indonesia, dampaknya akan terasa langsung pada sisi fiskal. Kenaikan harga minyak global sangat berpotensi memperbesar nilai impor energi, sekaligus menekan ruang fiskal kita melalui peningkatan beban subsidi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyalakan Asa di Tanah Kofi: Langkah Pelayanan Komisariat Anak Domba GMKI Cabang Kupang dalam Bakti Sosial ke-XIX</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/menyalakan-asa-di-tanah-kofi-langkah-pelayanan-komisariat-anak-domba-gmki-cabang-kupang-dalam-bakti-sosial-ke-xix/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 13:55:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31869</guid>

					<description><![CDATA[Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang melalui Komisariat Anak Domba melaksanakan Bakti Sosial (Baksos)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kupang melalui Komisariat Anak Domba melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) ke-XIX di Jemaat GMIT Imanuel Kofi, Kecamatan Fatuleu Tengah, Desa Oelbiteno, pada 20–22 Februari 2026.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan berbagai program pelayanan yang menyentuh aspek sosial, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi jemaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada hari pertama, Bidang PKK Komisariat Anak Domba menggelar sosialisasi tentang Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan. Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait perlindungan hukum, kesetaraan gender, serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Komisariat Anak Domba bekerja sama dengan Komunitas Lentera dan Puskesmas Oelbiteno mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jemaat. Warga mendapatkan layanan pemeriksaan umum, konsultasi medis, serta edukasi kesehatan preventif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dokter dari Komunitas Lentera, dr. Georgen Sanu Putra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dwi Versi Indrajit</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/dwi-versi-indrajit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 03:15:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Dwi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31757</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>TERNYATA bukan hanya Srikandi dan Gatotkaca yang beda versi Mahabharata dengan versi pewayangan Jawa, tetapi Indrajit juga beda versi Ramayana dengan versi pewayangan Jawa.</p>
<p>Di dalam versi Ramayana gagasan Walmiki yang bahkan bertolak-belakang dengan Rahwanayana versi Srilanka, Indrajit adalah putra Rahwana Raja Alengka kini Srilanka.</p>
<p>Sewaktu lahir, Indrajit diberi nama Megananda karena tangisan pertamanya diiringi suara petir menggelegar, pertanda kelak ia akan tumbuh menjadi seorang kesatria besar. Ketika dewasa, Megananda pernah membantu ayahnya bertempur melawan para dewa kahyangan.</p>
<p>Dalam pertempuran itu, Megananda berhasil menangkap dan menawan Indra, raja para dewa. Dewa Brahma muncul melerai. Indra pun dibebaskan oleh Megananda. Sebagai gantinya ia mendapatkan pusaka ampuh dari Brahma bernama Brahmasta. Brahma juga memberikan julukan Indrajit kepada Megananda yang bermakna “Penakluk Indra”.</p>
<p>Kemudian perang di Alengka berkobar akibat ulah Rahwana menculik Sinta istri Rama. Rama didukung laskar Wanara menyerbu istana Alengka. Satu per satu panglima Alengka terbunuh. Indrajit tampil sebagai andalan ayahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aloka Telah Tiba di Washington D.C.</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/aloka-telah-tiba-di-washington-d-c/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 01:33:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Washington dc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31739</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI SEBELUM naskah yang sedang Anda baca ini, sudah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>SEBELUM naskah yang sedang Anda baca ini, sudah dua kali saya menulis naskah tentang Aloka, seekor anjing jalanan dari India. Jika Anda tidak berminat atas pesan perdamaian apalagi sekadar kesetiaan seekor anjing, maka silakan berhenti membaca naskah ini sampai di sini saja.</p>
<p>Selanjutnya saya menulis naskah tentang Aloka terbatas bagi yang berminat mengetahui bagaimana kisah Aloka selanjutnya.</p>
<p>Aloka, seekor anjing jalanan tidak jelas pohon silsilah dari India, telah menjadi simbol kesetiaan dan perdamaian dalam perjalanan spiritual yang luar biasa bersama para biksu Buddha. Mereka memulai perjalanan “Walk for Peace” dari Fort Worth, Texas, pada 26 Oktober 2025, dengan tujuan mencapai Washington, D.C. dan mempromosikan perdamaian, kasih sayang, dan welas asih di Amerika Serikat dan seluruh dunia.</p>
<p>Perjalanan ini telah menempuh jarak lebih dari 3.500 kilometer, melintasi 10 negara bagian, dan disaksikan oleh jutaan orang yang menyambut mereka dengan hangat. Aloka, yang memiliki bulu putih berbentuk hati di keningnya, telah menjadi maskot tidak resmi dari perjalanan ini dan memiliki lebih dari 210.000 pengikut di Facebook dan lebih dari 398.000 pengikut di Instagram.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ilusi Angka dan Realitas Dompet: Menyelamatkan Daya Beli yang Semakin Rapuh</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/ilusi-angka-dan-realitas-dompet-menyelamatkan-daya-beli-yang-semakin-rapuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2026 11:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Angka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31698</guid>

					<description><![CDATA[Ricky Ekaputra Foeh Dosen FISIP UNDANA KUPANG, Flobamora-news com &#8211; Memasuki bulan kedua tahun 2026,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ricky Ekaputra Foeh Dosen FISIP UNDANA</p>
<p>KUPANG, Flobamora-news</p>
<p>com &#8211; Memasuki bulan kedua tahun 2026, kita dihadapkan pada sebuah paradoks ekonomi yang menggelisahkan. Di satu sisi, laporan makroekonomi mungkin masih menunjukkan grafik pertumbuhan yang aman, namun jika kita menengok ke pasar tradisional, ke warung kopi, atau melihat saldo rekening masyarakat, ceritanya sungguh berbeda.</p>
<p>Pendapat saya sederhana namun cukup getir, yakni daya beli masyarakat Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Kita sedang menyaksikan fenomena di mana fondasi ekonomi rumah tangga, khususnya kelas menengah, mulai retak secara perlahan.</p>
<p>Kelas Menengah yang Terabaikan</p>
<p>Selama bertahun-tahun, perhatian kita terlalu fokus pada dua kutub, yaitu kelompok masyarakat kaya yang asetnya terus tumbuh serta masyarakat miskin yang mendapat jaring pengaman berupa Bantuan Sosial (Bansos). Namun, ada jutaan rakyat di posisi tengah yang mencakup para pekerja kantoran, buruh pabrik, guru, hingga pegawai sipil yang kini justru paling terhimpit. Istilah &#8220;Makan Tabungan&#8221; bukan lagi sekadar guyonan di media sosial, melainkan sudah menjadi strategi bertahan hidup yang sangat nyata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tentang Bonsai</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/tentang-bonsai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 06:50:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Bonsai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31648</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI SATU di antara sekian banyak cara mengalahkan atau...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>SATU di antara sekian banyak cara mengalahkan atau minimal mengganggu lawan politik adalah pengerdilan karakter sang lawan politik sehingga dianggap publik sebagai tidak layak ikut tampil di panggung politik.</p>
<p>Namun pengerdilan tidak selalu bersifat negatif semisal pengerdilan pohon dalam pot yang disebut sebagai bonsai. Bahkan satwa seperti kuda, babi dan anjing juga sengaja dikerdilkan oleh manusia demi memperoleh hewan peliharaan bersosok mungil.</p>
<p>Bonsai berasal dari Cina lebih dari 2.000 tahun lalu, dikenal “pen jing”. Kemudian, seni ini berkembang di Jepang pada abad ke-14 dan disebut sebagai “bonsai”.</p>
<p>Tujuan awal bonsai adalah untuk menciptakan miniatur pohon yang merepresentasikan alam dan filosofi Zen. Teknik bonsai melibatkan pemangkasan, pengikatan, dan perawatan khusus untuk mengontrol pertumbuhan pohon. (Harap dibedakan antara bonsai dengan banzai sebagai pekik penyerbuan samurai dan militer Jepang).</p>
<p>Bonsai bukan hanya tentang mengkerdilkan pohon, tapi juga tentang menciptakan keseimbangan, harmoni, dan keindahan alam dalam skala kecil. Pohon yang bisa dibonsaikan harus memiliki beberapa syarat antara lain akar yang kuat dan sehat, batang yang fleksibel dan tidak terlalu tebal, daun atau ranting yang kecil dan rimbun, pertumbuhan yang lambat atau dapat dikontrol oleh manusia serta dapat bertahan hidup dalam pot kecil . Selain itu, pohon yang memiliki karakter unik, seperti batang yang melengkung atau akar yang menarik, lebih disukai untuk dibonsaikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aktivis Besipae Pertanyakan Tindak Lanjut Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Spaha oleh Kejaksaan Negeri TTS</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/aktivis-besipa-pertanyakan-tindak-lanjut-kasus-dugaan-penyelewengan-dana-desa-spaha-oleh-kejaksaan-negeri-tts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 14:18:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31629</guid>

					<description><![CDATA[SoE, TTS.Flobamora-Nesw.Com &#124;&#124;  – Aktivis dari Barisan Solidaritas Peduli Aspirasi masyarakat (Besipa,e), Nikodemus Manao, kembali menyoroti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SoE, TTS.Flobamora-Nesw.Com ||  –</strong> Aktivis dari Barisan Solidaritas Peduli Aspirasi masyarakat (Besipa,e), Nikodemus Manao, kembali menyoroti lambatnya penanganan kasus dugaan penyelewengan dana desa Spaha oleh Kejaksaan Negeri Timor Tengah Selatan (Kejari TTS). Melalui siaran pers yang diterima awak media pada Rabu (11/02/2026), Nikodemus Manao mempertanyakan perkembangan proses hukum terkait laporan masyarakat Desa Spaha yang didampingi kuasa hukum Arman Tanono, SH, beberapa waktu lalu. Laporan tersebut menuding adanya ketidaksesuaian spesifikasi dan tidak tercapainya target dalam pekerjaan rabat beton yang dibiayai dari dana desa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Niko Manao menekankan bahwa Kejaksaan Negeri TTS harus transparan dalam menangani kasus ini. Ia berharap kejaksaan memberikan informasi yang jelas kepada publik mengenai tindak lanjut dugaan penyelewengan dana desa Spaha, khususnya terkait pekerjaan rabat beton. Transparansi ini, menurutnya, sesuai dengan hasil audiensi antara masyarakat Desa Spaha dengan pihak kejaksaan yang berjanji akan menjadikan persoalan ini sebagai atensi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hey Hey Siapa Dia</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/hey-hey-siapa-dia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 06:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31573</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI Jakarta, Flobamora-news.com -SEBAGAI penggubah siklus Suita Marzukiana kemudian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>Jakarta, Flobamora-news.com -SEBAGAI penggubah siklus Suita Marzukiana kemudian merekam ke dalam album Suita Marzukiana sebelum mempergelarkannya sebagai repetoar resital pianoforte tunggal di panggung Carnegie Hall, saya memang harus mengakui bahwa saya bukan hanya penggemar namun juga pengagum untuk menghindari istilah bombastis : pemuja Ismail Marzuki.</p>
<p>Bahkan sebagai warga Indonesia saya berani menyatakan bahwa Ismail Marzuki lebih unggul ketimbang Franz Schubert dalam hal menggubah sekaligus melodi dan lirik lagu. Franz Schubert menggubah Lieder terbatas hanya melodi dan harmoninya, tanpa syair yang lazimnya ditulis oleh orang lain.</p>
<p>Sama halnya dengan Franz Schubert, Robert Schumann, Hugo Wolf dan Johannes Brahms maupun Richard Srauss yang bukan komponis lagu An der schoenen blauen Donau yang lebih terkenal di dunia sebagai The Blue Danube.</p>
<p>Kelebihan obyektif de facto Ismail Marzuki terhadap para penggubah Lieder dalam bahasa Jerman terletak pada kemampuan sang penggubah melodi sekaligus lirik yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/mahkota-peradaban-adalah-kemanusiaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 11:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31268</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI PADA usia 53, manusia terkaya di dunia menerima...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>PADA usia 53, manusia terkaya di dunia menerima vonis dokter bahwa dia hanya memiliki sisa satu tahun untuk hidup. Insan manusia itu adalah John D. Rockefeller.</p>
<p>Kisah hidupnya menakjubkan. Pada usia 25 tahun, dia memiliki kilang minyak terbesar di Amerika Serikat, berarti di dunia. Usia 31 tahun memimpin perusahaan paling berkuasa di dunia. Usia 38 tahun menguasai 90% produksi minyak di Amerika Serikat.</p>
<p>Setiap keputusan cermat dipertimbangkan. Setiap koneksi dimanfatkan sebagai alat pengaruh. Setiap dolar diinvestasikan untuk menjadi yang lebih besar. Pada usia 50 tahun, Rockefeller berada di puncak dunia sebagai milarder pertama dalam sejarah peradaban manusia dengan harta ekuivalen 340.000.000.000 US dolar pada masa kini.</p>
<p>Rockefeller memenangkan permainan uang namun kalah dalam permainan kehidupan. Pada usia 53 tahun, fungsi segenap organ tubuhnya mulai merosot. Tidak ada hari tanpa rasa sakit yang mencengkam. Dia kehilangan seluruh rambutnya. Dia hanya bisa makan sup dan crackers. Mimpi lenyap. Kebahagiaan juga.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Normalisasi Moke dan Diamnya Isu Psikologis di Baliknya</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/normalisasi-moke-dan-diamnya-isu-psikologis-di-baliknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 11:49:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Mau]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31156</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Ilhamsyah Muhammad Nurdin M.Psi Dosen Universitas Muhammadiyah Maumere MAUMERE, Flobamora-news.com &#8211; Apakah moke harus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ilhamsyah Muhammad Nurdin M.Psi Dosen Universitas Muhammadiyah Maumere</p>
<p>MAUMERE, Flobamora-news.com &#8211; Apakah moke harus selalu dilihat semata-mata sebagai budaya yang tak boleh disentuh kritik, atau justru sebagai fenomena sosial yang perlu dibaca lebih jujur, termasuk dari sisi psikologinya?</p>
<p>Pertanyaan ini muncul bukan dari jarak yang jauh, melainkan dari pengalaman hidup sehari-hari bersama masyarakat Maumere, menyaksikan bagaimana moke hadir, diterima, dan dinormalisasi dalam berbagai ruang kehidupan.</p>
<p>Sebagai orang yang berasal dari luar tetapi kini hidup dan menetap di Maumere, tulisan ini tidak lahir dari posisi menghakimi, melainkan dari upaya memahami. Hidup bersama masyarakat membuka kesadaran bahwa moke bukan sekadar minuman keras, tetapi memiliki makna sosial dan historis. Ia hadir dalam ritus, perayaan, relasi kekeluargaan, dan menjadi simbol kebersamaan.</p>
<p>Dalam perspektif psikologi budaya, praktik semacam ini berfungsi sebagai perekat sosial dan penanda identitas kolektif. Namun persoalan mulai muncul ketika batas antara moke sebagai simbol budaya dan moke sebagai kebiasaan konsumsi sehari-hari menjadi semakin kabur. Normalisasi terjadi ketika moke tidak lagi hadir dalam konteks tertentu, tetapi menjadi bagian rutin dari kehidupan sosial.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesetiaan Aloka dan Anjing Yudhistira</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/kesetiaan-aloka-dan-anjing-yudhistira/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 13:48:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Anjing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=31126</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI ALOKA adalah nama seekor anjing yang setia mendampingi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>ALOKA adalah nama seekor anjing yang setia mendampingi sembilan belas bhikku melakukan Jalan Kaki Untuk Perdamaian (Walk for Peace} dari Texas menuju Washington, D.C. Para bikkhu memulai perjalanan mereka dari Fort Worth, Texas, pada 26 Oktober 2025, dan diharapkan tiba di Washington, D.C. pada pertengahan Februari 2026.</p>
<p>Mereka berjalan sekitar 20-30 mil setiap hari, dengan tujuan mempromosikan perdamaian, kasih sayang, dan welas asih di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Aloka, anjing yang setia menemani para bikkhu, telah menjadi simbol kesetiaan dan telah memiliki lebih dari 210.000 pengikut di Facebook.</p>
<p>Kesetiaan Aloka mengingatkan saya kepada episod terakhir wiracarita Mahabharata di mana Pandawa Lima bersama Drupadi dan seekor anjing menempuh perjalanan dengan berjalan kaki menuju Swargaloka. Di dalam perjalanan satu persatu anggota rombongan tewas dimulai oleh Drupadi lalu Nakula lalu Sadewa lalu Arjuna lalu Bima karena mereka masing-masing memiliki dosa. Hanya tersisa Yudhistira yang tidak berdosa karena selalu jujur, didampingi seekor anjing yang setia menemani Yudhistira sejak awal perjalanan di Hastinapura.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bukan hanya Manusia yang Menari </title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/bukan-hanya-manusia-yang-menari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Jan 2026 04:57:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=30953</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI DARI kata benda “tari” timbul kata kerja “menari”...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Jaya Suprana, Budayawan dan Pendiri MURI</p>
<p>DARI kata benda “tari” timbul kata kerja “menari” yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna menari/me·na·ri/ v memainkan tari (menggerak-gerakkan badan dan sebagainya dengan berirama dan sering diiringi dengan bunyi-bunyian): kami ~ di lapangan bila ada pesta rakyat. Pada hakikatnya manusia bisa menari berkat memiliki kecerdasan mengolah gerak-tubuh disesuaikan atau menyesuaikan dengan irama yang mengiringinya.</p>
<p>Seni-tari pada hakikatnya memang buatan manusia namun bukan berarti monopoli manusia. Cukup banyak jenis satwa yang berperilaku seolah terkesan menari seperti manusia antara lain:</p>
<p>1. Burung Cenderawasih (<em>Paradisaeidae</em>)</p>
<p>Jantan berkumpul di kawasan khusus dan melakukan tampilan yang super keren seperti melompat, mengayunkan sayap, memutar tubuh, dan memamerkan bulu hias. Gerakan ini bagaikan tarian ritual untuk menarik betina. Seleksi seksual bagi betina memilih jantan dengan tampilan terbaik.</p>
<p>2. Burung Merak (<em>Pavo cristatus</em>)</p>
<p>Jantan mengembangkan ekor panjang, menggoyangkannya, dan berputar di depan betina. Ini disebut ritual kawin demi menunjukkan kejantanan, kesehatan, kebugaran dan kualitas genetik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indonesia di Ambang Middle Income Trap,  Bertumbuh Tanpa Pernah Naik Kelas</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/indonesia-di-ambang-middle-income-trap-bertumbuh-tanpa-pernah-naik-kelas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2025 05:56:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=30783</guid>

					<description><![CDATA[Oleh: Ricky Ekaputra Foeh.,M.M Dosen FISIP UNDANA &#8211; Pengamat Sosial KUPANG, Flobamora-news.com &#8211; Indonesia gemar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: Ricky Ekaputra Foeh.,M.M Dosen FISIP UNDANA &#8211; Pengamat Sosial</p>
<p>KUPANG, Flobamora-news.com &#8211; Indonesia gemar merayakan stabilitas. Dalam hampir setiap pidato ekonomi, kata-kata seperti “tumbuh positif”, “fundamental kuat”, dan “resilien” selalu diulang. Selama lebih dari dua dekade, pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen per tahun telah menjadi semacam &#8216;mantra nasional&#8217;. Angka ini terus dikutip, seolah dengan mencapainya Indonesia otomatis melaju menuju status negara maju.</p>
<p>Namun setelah puluhan tahun mengulang narasi yang sama, posisi Indonesia nyaris tidak berubah secara fundamental. Pada 2023, pendapatan per kapita Indonesia berada di kisaran USD 4.900–5.000. Status negara berpendapatan menengah atas memang telah diraih, tetapi jarak menuju kategori negara berpendapatan tinggi versi Bank Dunia, sekitar USD 13.845 per kapita, masih sangat lebar. Dengan laju pertumbuhan saat ini, Indonesia membutuhkan waktu belasan hingga dua puluh tahun untuk mencapainya, itu pun dengan asumsi tidak terjadi guncangan besar dalam ekonomi global.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
