Flobamora-news.com
ADONARA– Warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyesalkan keberadaan pelabuhan feri di Desa Deri, Kecamatan Ile Boleng, yang kini mubazir karena tidak disinggahi lagi kapal feri selama berbulan-bulan lamanya.
“Memprihatinkan, sekrang mubazir karena tidak disinggahi lagi layanan kapal feri sejak awal tahun ini,” kata warga Desa Lamablawa, Kecamatan Witihama, Amal Lamablawa ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu (27/4/2019).
Ia menambahkan, kondisi pelabuhan serta kantor pelayanan tampak tidak terurus dengan sampah yang berserakan dan pagar besi di sisi pelabuhan yang tampak mulai berkarat.
Amal mengaku sebagai warga yang sebelumnya ikut menikmati kapal feri melalui pelabuhan itu tidak mengetahui alasan tidak beroperasinya pelabuhan tersebut.
“Tidak ada pemberitahuan terkait alasan atau kendala soal layanan feri ini tapi yang jelas sudah berbulan-bulan tidak beroperasi,” ujarnya.
Seorang warga lainnya dari Desa Lewopao, Kecamatan Ile Boleng, Yan Ola menyebutkan keberadaan pelabuhan feri tersebut sudah tidak beroperasi secara aktif sejak memasuki tahun 2019.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
