Tujuan program cetak sawah baru yaitu mengatasi alih fungsi lahan, menjaga ketahanan pangan nasional, mencapai kedaulatan pangan Indonesia, menambah stok beras nasional dan menjaga stabilitas harga beras di pasaran.
Program cetak lahan baru ini merupakan salah satu implementasi visi Misi-misi Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo periode 2025-2030 dalam rangka mengoptimalkan serta mengubah lahan kosong (lahan tidur) dari yang sebelumnya tidak produktif menjadi lebih produktif guna meningkatkan ekonomi dan pendapatan masyarakat Petani.
Di satu sisi, lahan lahan yang terlantar atau lahan tidur dan memiliki potensi juga menjadi prioritas untuk di lakukan pemetaan dan diusulkan untuk program cetak lahan baru baik itu salah tadah hujan, holtikultura maupun perkebunan.
Data statistik mencatat lahan tidur di Nagekeo mencapai kurang lebih 70 persen atau kurang lebih 1000 km persegi yang terdiri dari Padang rumput dan semak belukar. Lahan tidur ini membentang hampir di setiap Kecamatan terutama Boawae, Nangaroro, Wolowae, Aesesa Selatan dan Kecamatan Aesesa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
