“Kita tentu sangat mendukung produksi film ini karena selain dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan kebudayaan dan keindahan alam Kota Kupang kepada masyarakat luas, film ini juga bisa mengangkat persoalan yang nyata dalam masyarakat sebagai sebuah pesan pembelajaran yang sangat positif,” kata Linus Lusi.
Lebih lanjut, ia berharap film ini tidak hanya menjadi karya seni, tetapi juga mampu menginspirasi masyarakat dalam memahami realitas sosial yang ada.
Terkait dengan kreativitas sineas muda Kota Kupang, Linus menegaskan bahwa mereka perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pendidikan, pendanaan, hingga partisipasi lintas komunitas dan organisasi.
“Jika sineas muda di Kota Kupang ini mendapatkan perhatian dan ruang yang cukup, saya percaya eksplorasi mereka akan mampu menghasilkan film-film yang berkualitas baik,” ujarnya.
Sementara itu, Leonard Leoleba, salah satu produser film Perempuan Tua Memandangi Lautan, menjelaskan bahwa film merupakan media yang tepat dalam menyampaikan informasi, membangun kesadaran sosial, serta mempromosikan potensi daerah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
