Peristiwa yang terjadi pada Jumat (21/2) itu diduga dipicu hujan intensitas tinggi disertai struktur tanah yang labil.
Sementara itu di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah, angin kencang melanda tiga desa yang tersebar di tiga kecamatan yaitu Desa Jatibatur di Kecamatan Gemolong, Desa Jeruk di Kecamatan Miri, dan Desa Wonorejo di Kecamatan Kalijambe. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (22/2) ini menyebabkan 42 unit rumah rusak Satu (1) fasilitas ibadah terdampak, Satu (1) unit sekolah rusak, dan 39 titik pohon tumbang.
Terdapat beberapa pohon tumbang yang mengenai kabel listrik sehingga akses aliran listrik padam.
Badan Peanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sragen segera melakukan penanganan pohon tumbang didukung dengan relawan PB yang berada di wilayah tersebut.
Sementara untuk pohon tumbang yang mengenai kabel listrik, Badan Penganggulangan Bencana Daerah berkoordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat.
Hingga kini penangan pohon tumbang dan rumah rusak masih dilakukan. Luasnya cakupan wilayah yang terdampak menjadi salah satu kendala penangan. Kondisi cuaca yang masih hujan juga menghambat penangan darurat angin kencang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
