45 Kader ‘IMMALA’ Siap Pimpin Malaka Kedepan

FlobamoraNews

MALAKA, Flobamora-news.com –Sebanyak 45 (Empat puluh lima) peserta Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD). Kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi kemahasiswaan Ikatan mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang ini memiliki tujuan besar yang ingin dicapai, tidak lain tidak bukan, mereka adalah kader pengganti pemimpin Malaka kedepan.

Hal ini disampaikan ketua umum IMMALA Kupang periode 2018/2019 Marius Bisik Luan ketika dihubungi melalui pesan Whatsapp, Sabtu (30/11/2019)

Menurut Marius, Kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar(LKTD) adalah salah satu kegiatan formal organisasi yang sudah ditetapkan dalam Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) Immala-Kupang, yang wajib di ikuti oleh setiap anggota IMMALA Kupang sehingga anggota Immala yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan formal organisasi ini, dianggap tuntas dalam mengikuti setiap proses yg sudah ditetapkan dalam GBHO.

Baca Juga :  Kepala LPMP :Manfaat English Day Bagi ASN dan Guru Serta Masyarakat

“Latihan Kepemimpinan Tingkat dasar adalah kegiatan rutinitas yg disiapkan untuk memberikan pelatihan kepada kader-kader muda Malaka agar kelak bisa menjadi pemimpin yang ‘UNIK’ (Unggul, inovatif dan kreatif) dengan semangat Fraternitas, Kristianitas dan Intelektualitas.” Papar Marius.

Kegiatan LKTD ini di selenggarakan di aula penginapan WILMA II, Penfui, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan berlangsung selama kurang lebih tiga hari mulai dari jumat 29/11 – 01/12/2019.

Ketua Panitia Adrianus Seran dalam Laporan panitia, mengatakan bahwa kepemimpinan merupakan motor atau daya penggerak dari pada semua sumber-sumber dan alat-alat yang tersedia bagi suatu organisasi.

Baca Juga :  Dinas P & K Kab.TTS Bersama MPC-NTT Terus Giatkan Bimtek Literasi

“Identitas mahasiswa sebagai agent of change masih kental terasa, Dengan peran mahasiswa sebagai ujung tombak mengelola bangsa ini. Saat ini karakter mahasiswa yang di butuhkan adalah bukan sekedar mahasiswa yang pintar dalam akdemisnya saja tetapi juga harua pandai berbicara profisional kehidupan, kemudian senantiasa kontribusi terhadap lingkubgan di sekitar khususnya di Kab. Malaka”, tegas Adrianus.

Tulisan ini berasal dari redaksi