Dinas Pendidikan Sumba Barat Bangun Kemitraan dengan YLAI

FlobamoraNews

WAIKABUBAK, Flobamora-news.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Literasi Anak Indonesia (YLAI). MoU tersebut berisi kesepakatan untuk memperpanjang pelaksanaan program Membaca Berimbang di Sumba Barat.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Sairo Umbu Awang selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat dan Fourgelina sebagai Manajer Program YLAI. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Rabu (28/8/2019).

Saksi dari Dinas Pendidikan, Sekretaris Yehuda Malorung dan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Paulus Ngongo Bili, sementara saksi dari pihak YLAI adalah Hironimus Sugi selaku Manajer Program INOVASI di NTT dan Novia Debi Wicaksono sebagai staf pelaksana YLAI di Sumba Barat.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti dan Kapolda NTT Cek Langsung Misa Malam Natal.

YLAI bersama INOVASI telah melaksanakan program Membaca Berimbang di Sumba Barat sejak September 2018 dengan 10 sekolah dampingan. Program Membaca Berimbang terdiri dari membaca interaktif, membaca bersama, membaca terbimbing dan membaca mandiri. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Dengan ditandatanganinya kesepakatan ini, YLAI akan melanjutkan implementasi program di sekolah yang sama hingga Juni 2020. Selain Membaca Berimbang, YLAI juga akan melatih pembelajaran Kesadaran Fonemik.

Dalam sambutannya, Kadis Sairo menyampaikan apresiasinya kepada INOVASI dan mitranya, khususnya YLAI yang telah turut meningkatkan kualitas pendidikan di Sumba.

Baca Juga :  Mathias: Penggunaan Bahasa Inggris di Sekolah Sangat Penting

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh YLAI dan INOVASI belum dapat dinikmati sepenuhnya oleh anak-anak di Sumba Barat. Namun jika dilakukan secara berkelanjutan, hasilnya akan kelihatan dalam beberapa tahun kedepan.

“Oleh karena itu, penandatanganan MoU ini adalah upaya yang kami lakukan untuk memastikan keberlanjutan program yang telah dilakukan oleh YLAI. Meski kesepakatannya hanya sampai Juni 2020, kami berharap agar kemitraan ini dapat terus dilanjutkan kedepannya, baik dengan YLAI maupun INOVASI,” kata Sairo.

Tulisan ini berasal dari redaksi