Beranda Pendidikan Muhamad Irfan : Hardiknas Tahun 2019 Adalah Momentum Kebangkitan Pendidikan di...

Muhamad Irfan : Hardiknas Tahun 2019 Adalah Momentum Kebangkitan Pendidikan di NTT

307
0

KUPANG, Flobamora-news.com- Setiap Tahun tanggal 2 Mei saat peringati Hari Pendidikan Nasional Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan mengadakan upacara. Pagi itu, suasana tampak berbeda di halaman Lembga Penjamin Mutu Pendidikan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Pasalnya, seluruh Aparatur Sipil Negara menampilkan busana yang tidak seperti biasanya.

Semua mengenakan busana adat daerah ketika mengikuti upacara. Pria mengenakan nowing(sarung untuk pria) sedangkan wanita mengenakan kewatek (sarung untuk wanita). Terlihat berbeda namun sedap dipandang.Pengenaan busana adat ini merupakan implementasi dari Peraturan Gubernur.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dalam sambutannya melalui Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Muhamad Irfan mengatakan, momentum Hari Pendidikan Nasional 2 mei 2019, marilah kita konsentrasikan segenap potensi pendidikan nasional yang menitikberatkan pembangunan sumberdaya manusia yang dilandasi
karakter yang kuat, ketrampilan, dan kecakapan yang tinggi, sehingga mampu menjawab tantangan
perkembangan zaman yang semakin kompetitif.

“Lebih lanjut disampaikan bahwa sesuai Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 13: menyebutkan “Tujuan
pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif,
mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Kata Irfan.

Disamping itu kepala LPMP NTT Muhamad Irfan seusai upacara memperingati hari pendidikan nasional tanggal 2 mei 2019 , kepada wartawan mengatakan bahwa, dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional ini merupakan momentum untuk melakukan evaluasi apa yang sudah dilakukan kemudian dari hasil kerja setahun akan dilihat apabila belum mencapai target yang di harapkan maka akan dilakukan perbaikan dan penyempurnaan di tahun berikutnya dan di perlukan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik.

Dikatakan pula, terkait tema hari pendidikan nasional tahun ini yaitu ” menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan ” maka langkah yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan adalah, tetap mengawal standar – standar pendidikan dengan memperbaikinya dan menguatkan standar – standar yang memang masih lemah, terutama standar pendidik, sarana dan prasarana, kemudian nantinya dari hasil pendidikan akan dilihat bagaimana indikator keberhasilan dalam melaksanakan UN.

” kami tetap mengkawal standar – standar pendidikan yang ada antara lain standar pendidik, standar pendidikan itu sendiri, sarana dan prasarana agar ada perbaikan melalui penguatan dalam pelaksanaan UN, ” ujar Muhamad Irfan.

“Data yang didapatkan dari Jakarta bahwa, ada 100 siswa siswi dari Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan di Nusa Tenggara Timur mendapatkan nilai tertinggi yaitu 100 dan hasil tersebut akan dambil minggu depan. Dari hasil yang dicapai oleh siswa siswi ini maka ini menunjukan adanya suatu keberhasilan.

” keberhasilan ini belum pernah terjadi dalam kurun waktu lima sampai sepuluh tahun ini. Dan dari hasil laporan yang didapatkan , kami tidak akan merasa puas dan berhenti namun kami akan terus melakukan yang terbaik untuk siswa siswi kita. Dari kementrian akan memberikan penghargaan bagi yang meraih prestasi.” Kata Irfan.

“Pada peringatan hari pendidikan nasional ini, lembaga pendidikan baik itu dari dinas pendidikan, LPMP, BP Paud Dikmas diharapkan senantiasa bersatu dan bergandengan tangan memberikan satu semangat untuk pemerintah daerah .
Berhenti mengeluh tentang sarana dan prasarana yang kurang karena itu bukan satu hambatan untuk melakukan yang terbaik untuk pendidikan di NTT”. Kata Muhamad Irfan
(Rbt)

KOMENTAR ANDA?

Komentar