Presiden-PM Malaysia Bertemu, Mendikbud Berharap Masalah CLS di Semenanjung Tuntas

FlobamoraNews

KUALA LUMPUR, Flobamora-news.com – Mendikbud Muhadjir Effendy mendampingi Menlu Retno Marsudi dalam konperensi pers di Hotel Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (8/8/2019) malam.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy berharap, pertemuan tahunan Indonesia-Malaysa yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Muhammad, di Kuala Lumpur, Jumat (9/8/2019) ini, juga membahas isu mengenai masalah pendidikan bagi putra-putri Indonesia dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara itu.

“Isu yang sekarang sedang kita usahakan nanti bisa diselesaikan ddalam pembicaraan yaitu berdirinya sekolah-sekolah yang di wilayah semenanjung yaitu CLC, Community Learning Center yang di Semenanjung be yanglum bisa direalisasi,” kata Mendikbud saat mendampingi Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers, di Hotel Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (8/8/2019) malam.

Baca Juga :  Anak-Anak SD YPK Pikere: Terima Kasih Bapak TNI Telah Bantu Mengajar Kami

Mendikbud mengutip statemen pertama PM Mahathir Muhammad saat berkunjung ke Jakarta, tahun lalu, yang menganggap penting memberikan hak anak-anak Indonesia yang ada di Malaysia dalam hal layanan dasar yaitu pendidikan itu.

Menurut Mendikbud, untuk CLS yang di wilayah Sabah dan Sarawak semua sudah jalan, tinggal bagaimana meningkatkan kualitas dan kapasitas daya tampung.

Sehingga diharapkan kehadiran negara bukan hanya terluar ,tapi wilayah yang sangat luar yaitu di luar batas Negara Indonesia itu betul-betul dilakukan dengan baik, karena ini merupakan tanggung jawab dari negara dan hak warga negara untuk mendapatkan layanan itu.

Baca Juga :  DPRD Belu Angkat Bicara Soal Polemik Nasib 204 Orang Guru

“Kita sudah pertemuan beberapa kali untuk membicarakan itu termasuk yang terakhir di sidang SEAMEO kemarin di Kuala Lumpur beberapa bulan yang lalu, saya dengan menteri pendidikan sini yaitu Yang Mulia Maszlee Malik juga sudah membicarakan itu.

Dan mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Presiden bisa lebih cepat terealisasi,” ungkap Mendikbud.

Tulisan ini berasal dari redaksi