Unik! Ada Motor Pintar di Perbatasan RI-RDTL

FlobamoraNews

Belu, Flobamora-news.com – sebuah kejadian unik terjadi di Perbatasan RI-RDTL. Para Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL berhasil menbuat sebuah motor pintar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengetahuan generasi muda di wilayah perbatasan.

kejadian unk ini terjadi di Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Beberapa Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ berhasil menyulap sebuah motor menjadi perpustakaan mini keliling.

Dengan berbekal buku pengetahuan yang dibawa dari Satuan Yonif Raider 142/KJ Provinsi Jambi, personel Pos Fatubesi Atas menyulap sebuah motor menjadi sebuah perpustakaan mini yang dipakai keliling desa. Para anggota satgas ini berkeliling mencari lokasi tepat anak-anak berkumpul. Di sana mereka berhenti dan mengajak anak-anak untuk membaca buku yang mereka bawa dengan menggunakan motor.
menciptakan motor pintar dengan perpustakaan keliling guna meningkatkan minat baca terhadap anak-anak, selaku generasi muda penerus Bangsa di daerah perbatasan sehingga mereka mengetahui bahwa dengan membaca banyak ilmu yang akan diperoleh, dan dapat meningkatkan motivasi berkreasi anak-anak dalam berinovasi agar dapat mengisi kemerdekaan.

Baca Juga :  Sidang II Paripurna DPRD Belu Tahun 2019 Jadi Ajang Pamitan

Hal ini dibenarkan oleh Dansatgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ, Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos.,M.M. di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Raider 142/KJ Atambua NTT (29/10/2019). Menurutnya, Motor pintar tersebut merupakan sebuah ide kreatif dari para anggohta Satgas guna mencerdaskan para generasi muda di Daerah Perbatasan RI-RDTL dan dapat meningkatkan motivasi berkreasi anak-anak dalam berinovasi dalam mengisi kemerdekaan.

Anak-anak asyik membaca di emperan rumah salah satu warga

“Sebagaimana kita ketahui bersama, pengetahuan anak-anak perlu untuk dimotivasi semangat belajar mereka dengan suasana yang baru, adanya motor pintar diharapkan mereka memahami bahwa buku merupakan jendela dunia yang baik untuk meningkatkan kecerdasan generasi muda penerus Bangsa khususnya bagi anak-anak di usia dini, karena selain di sekolah mereka juga dapat membaca buku disela-sela waktu mereka bermain bersama-sama anak lainnya. Dengan begitu akan meningkatkan semangat membaca,” jelasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi