“Kalau lihat Pileg kemarin, KIM sendiri tidak bisa menandingi PDIP sama sekali. Jadi memang PDIP terlalu dominan,” terangnya.
Lebih lanjut, Hendri mengatakan berdasarkan data tersebut ia pesimis jika ada calon yang berani bertarung melawan calon kepala daerah yang diusung PDIP.
Menurutnya yang paling realistis adalah merebut tiket sebagai wakil kepala daerah mendampingi PDIP.
Diketahui, merujuk pada hasil pemilu legislatif 2024, berdasarkan perolehan kursi DPRD Bali, PDIP berhasil lebih unggul dengan mendapatkan 32 kursi (58,2 persen).
Kemudian disusul Gerindra (10 kursi), Golkar (Tujuh kursi), Demokrat (Tiga kursi), NasDem (Dua kursi), dan PSI (Satu kursi).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
