Menurutnya, kecepatan informasi menjadi bagian penting dalam penanganan korban. Informasi awal yang diterima secara cepat dan akurat dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol, petugas Jasa Raharja, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat, semakinnbesar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat,” ucapnya.
Melalui MoU tersebut, kedua perusahaan membuka peluang untuk menghadirkan layanan yang mampu menghubungkan informasi dari lapangan dengan proses penanganan secara lebih cepat dan tepat sehingga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan bagi pengguna jalan.
Sejumlah fitur yang saat ini sedang dikaji untuk diintegrasikan melalui Aplikasi Travoy antara lain informasi rumah sakit terdekat berdasarkan posisi pengguna serta kanal pelaporan kecelakaan dan bantuan darurat. Selain memperkuat penanganan saat terjadi kecelakaan,nkolaborasi juga diarahkan pada upaya pencegahan melalui pengembangan informasi titiknrawan kecelakaan berdasarkan data historis dan analisis keselamatan. Fitur ini nantinya dapat digunakan untuk memberikan peringatan kepada pengemudi saat mendekati ruas jalan tol dengan tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
