Menurut Apris, salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah penyediaan konsumsi bagi peserta selama kegiatan berlangsung.
Ia menilai Kabupaten TTS memiliki potensi besar dalam cabang olahraga atletik, khususnya lari. Sejumlah atlet asal TTS bahkan telah mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Karena itu, menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui kegiatan perlombaan yang memberikan ruang bagi pelajar untuk menunjukkan kemampuan mereka.
“Tentu lombanya cukup bagus untuk memicu anak-anak TTS yang merupakan gudang atlet. Sekian lama, kalau kita mau lihat pertandingan voli sama lari, voli jauh sekali. Lari sudah terbukti dari berapa puluh tahun lalu, atlet-atlet lari mengharumkan nama daerah ini,” ujarnya.
Apris mengatakan lomba lari Piala Bupati TTS Cup II juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali olahraga atletik di lingkungan sekolah.
Menurutnya, olahraga atletik, khususnya lari, perlu mendapat ruang pembinaan secara berkelanjutan agar potensi atlet muda dapat ditemukan sejak dini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
