“Kebetulan pada saat itu, Pak Gories sedang bersama Pak OSO, Petinggi hanura tersebut jadi diajaklah untuk bergabung” jelas Kornelius Jewata, Jumat 10 Mei 2024.
PDI-P Nagekeo menilai, foto tersebut sengaja diviralkan di berbagai Grup media Online dengan narasi narasi yang kurang bijak dan rasional, spekulasi spekulasi liar itu yang membuat publik nagekeo berdiskusi hangat di media Online. Banyak yang berasumsi dan berspekulasi bahwa berkumpulnya para tokoh itu, sebagai sebuah upaya untuk melakukan lobi untuk memenangkan salah satu paket, dalam bursa pemilihan kepala daerah di nagekeo.
“Menanggapi berbagai asumsi liar ini, kami berpendapat apa salahnya kalau ketua DPRD ngopi bareng bersama Pejabat Bupati dan jejaring lainnya. Kita tidak perlu memperkeruh suasana persaudaraan, sebagai orang yang berbudaya maka jauhilah sikap adu domba, agar kita tetap rukun dan bersatu dalam semangat to,o jogho wangga sama” ungkapnya.
Bagi PDI-P, tindakan yang dilakukan oleh Ketua DPRD ini sudah tepat, begitupun Pak pejabat Bupati Nagekeo karena sesuai dengan fungsi dan tugas yaitu melakukan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian. Semuanya ini untuk mengakselerasikan pembangunan di Nagekeo, kita tidak bisa bergerak di tempat, kita harus cepat maju.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
