Sementara itu, Setyo Budiantoro, Manajer Pilar Pembangunan Ekonomi Seknas SDGs Bappenas, menegaskan pentingnya pembelajaran lintas daerah dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Kolaborasi antar daerah seperti ini merupakan bagian penting dari upaya mencapai SDGs, khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Praktik baik dari Timor Tengah Selatan diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan ekosistem hortikultura di Flores Timur,” katanya.
Kunjungan belajar ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat sumber penghidupan (livelihood) masyarakat Flores Timur yang selama ini menghadapi tantangan keterbatasan akses ekonomi dan tingginya angka migrasi kerja, termasuk migrasi tidak aman.
Melalui penguatan sektor pertanian produktif dan kewirausahaan berbasis pemuda, masyarakat diharapkan memiliki alternatif penghidupan yang lebih aman, layak, dan berkelanjutan. Selain itu, peningkatan kapasitas petani dan generasi muda diyakini mampu mendorong penguatan rantai pasok hortikultura yang lebih tangguh dan berdaya saing.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
