Beranda Nasional Advertorial: Pilkada Serentak 2020, Pemkab Belu Hibahkan Rp 29,768 Miliar

Advertorial: Pilkada Serentak 2020, Pemkab Belu Hibahkan Rp 29,768 Miliar

233
1

Belu, Flobamora-news.com – Pilkada Serentak sudah dijadwalkan KPU un tuk diselenggarakan pada tanggal 23 September 2020 nanti. Hingar-bingar politik di internal partai politik pun sudah sangat terasa. Ada partai politik sudah menerima pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati. Bahkan, ada partai politik sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap para bakal calon.

Di NTT, Kabupaten Belu merupakan salah satu dari sembilan kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak 2020. Karena itu, untuk menyambut kemeriahan pesta demokrasi itu, Pemerintah Kabupaten Belu tak tanggung-tanggung menghibahkan dana senilai Rp 29,768 Miliar.

Tak hanya itu, Pemkab Belu pun seakan sudah tak sabar untuk memulai tahapan Pilkada Serentak tersebut. Karena itu, Pemkab Belu pun sudah melakukan Peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu pada 14 Desember 2019 lalu.

Di Internal KPU selaku penyelenggara Pemilu, pembangunan SDM pun susah mulai dipersiapkan. Panitia Ad Hoc dibentuk di kecamatan, desa dan tempat pemungutan suara (TPS). Hal serupa juga terjadi di internal Bawaslu selaku Pengawas Pemilu.

Karena event politik Pilkada ini adalah event kabupaten maka Pemerintah Kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak wajib hukumnya menyiapkan anggaran untuk itu.

Untuk memenuhi kewajibannya, Pemerintah Kabupaten Belu telah melakukan penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp29.768 miliar bersama KPU Belu, Bawaslu Belu, Polres Belu dan Kodim 1605/Belu dengan nilai bervariasi.

Rinciannya, KPU Belu mendapat Rp18 miliar, Bawaslu Belu Rp7,5 miliar, Polres Belu Rp4,25 miliar dan Kodim 1605/Belu Rp800 juta.

Menurut Bupati Belu Willybrodus Lay, Pilkada bisa berjalan jika didukung anggaran yang memadai. “Anggaran itu disusun sesuai perencanaan yang diusulkan. Itu pun sudah disetujui bersama DPRD Belu atas persetujuan Kemendagri dan Gubernur NTT,” jelasnya.

Mendapat hibah daerah senilai Rp18 miliar, Ketua KPU Kabupaten Belu Michael Nahak menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapat kucuran dana senilai Rp 201 Juta lebih untuk tahapan persiapan Pilkada tiga bulan pertama. “Sekarang memasuki tahapan selanjutnya,” ucapnya.

Michael menuturkan bahwa dengan penandatanganan Hibah Daerah oleh KPU bersama Bupati Belu, bukan berarti KPU berjalan sendiri. Untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 ini, perlu ada dukungan dari berbagai elemen, baik itu Bawaslu, Pemkab Belu, Polri, TNI, dan semua elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Belu. Secara khusus, Michael sangat mengharapkan dukungan aparatur pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan desa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Pareira menjelaskan bahwa penandatanganan NPHD kali ini bukan yang pertama. “Ini kelanjutan dari 2 Oktober 2019.
Dokumen ini hanya perbaikan kecil dan tidak memengaruhi substansi NPHD antara Pemkab Belu dan Bawaslu,” tandasnya.

Sebagai sikap awas bersama untuk pelaksanaan Pilkada Damai, negara perlu hadir untuk mengamankan Pilkada. Ada Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tetapi, kedua lembaga negara ini perlu mendapat dukungan anggaran yang cukup. Karena itu, pada Senin 17 Pebruari 2020, Pemkab dan Polres Belu menandatangani Hibah Daerah senilai Rp4,25 miliar untuk mengamankan Pilkada Damai.

Kapolres Belu AKBP Cliffry S. Lapian menjelaskan, anggaran ini akan disesuaikan dengan pengamanan pada setiap tahapan Pilkada. “Anggarannya kami susun disesuaikan dengan kebutuhan pengamanan ataupun kegiatan-kegiatan yang dilakukan sesuai jadwal yang ada pada KPU Kabupaten Belu,” ungkap Kapolres Cliffry.

Secara umum, situasi kamtibmas menjelang Pilkada 2020 di Kabupaten Belu masih kondusif. Karena itu, Kapolres Belu meminta semua pihak diminta bersinergi dan bekerjasama baik TNI, Pemda, masyarakat dan semua unsur pemangku kepentingan.

“Sinergi dan kerjasama itu untuk bersama-sama mengantisipasi potensi kerawanan pada setiap tahapan pilkada sampai dengan selesai”, demikian Kapolres Cliffry.

Untuk pengamanan pula, Pemkab Belu telah melakukan penandatanganan Hibah Daerah senilai Rp 800 Juta bersama Kodim 1605/Belu pada, Selasa (18/2/2020).

Meski dalam pelaksanaannya, Kodim 1605/Belu sifatnya mendukung tugas pengamanan yang dilakukan Polres, tapi anggaran tetap dibutuhkan untuk itu.

“Kita harap Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Belu berjalan lancar dan aman. Nantinya berakhir dengan Pemilihan Pimpinan Daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belu Periode 2020-2024. Kabupaten Belu harus menjadi semakin maju karena kita berada di beranda terdepan Indonesia dengan negara tetangga”, pesan Dandim 1605/Belu Letkol Ary Dwi Nugroho usai penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah di ruang kerja Bupati Belu.

Menurut Dandim Ary, anggaran yang ada akan digunakan sesuai Rencana Anggaran Belanja yang sudah dibuat.

Dalam pelaksanaan, kegiatan pengamanan yang dilakukan TNI dibagi dalam empat kegiatan, yakni kegiatan perencanaan, persiapan, pelaksanaan pencoblosan dan syukuran pejabat terpilih.

“Kegiatannya sampai Pebruari 2021. Kita mengharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Belu tetap kondusif. Sebab, Pilkada itu adalah pesta demokrasi. Yang namanya pesta itu berarti orang harus senang-senang”, tandas Dandim Ary.

Terhadap Hibah Daerah yang ditandatangani, PLH Sekretaris Daerah Kabupaten Belu Marsel Mau Meta menjelaskan, anggaran itu dibahas dan disetujui Pemkab Belu bersama DPRD Belu. Dengan anggaran yang tersedia, KPU, Bawaslu, Polri dan TNI bersama masyarakat dan semua kepentingan di Kabupaten Belu bersinergi untuk melaksanakan Pilkada Serentak 2020.

KPU, Bawaslu, Polri, dan TNI di Kabupaten Belu saja tidak cukup untuk memastikan Pilkada dapat berjalan dengan baik. Partai politik dan para calon harus bisa menjaga perbedaan yang ada sebagai sebuah semangat demokrasi. Justru dari perbedaan itulah para calon dapat saling belajar untuk membangun sebuah demokrasi yang berkualitas dan bermartabat.


Reporter: Ricky Anyan


1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here