Beranda Politik Dapat Tiket Pilkada Malaka 2020, Pesan Simon Nahak Menyejukkan

Dapat Tiket Pilkada Malaka 2020, Pesan Simon Nahak Menyejukkan

2218
0

Malaka, Flobamora-news.com – Usai mendapat SK dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Bakal Calon Bupati (Bacabup) Dr. Simon Nahak, SH.,M.H dan Wakil Bupati (Bacawabup) Louise Lucky Taolin, S. Sos secara resmi telah mengantongi Surat Keputusan (SK) dari tiga partai politik untuk maju dalam Pilkada Malaka 2020.

Kendati demikian, Dr. Simon Nahak meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malaka, khususnya para pendukung Paket SAKTI agar tidak bereforia sehingga tidak membuat orang lain tersinggung.

“Saya memohon kepada Masyarakat Malaka, khususnya para pendukung SAKTI agar tidak bereforia demi menjaga keharmonisan dalam bermasyarakat,” tuturnya.

Dijelaskan, dirinya memiliki impian untuk menjadikan Kabupaten Malaka sebagai sebuah Kota Budaya. “Kalau Kupang itu Kota Kasih, Kefa itu Kota Sari, Atambua itu Kota Beriman, maka Malaka adalah Kota Budaya,” ujarnya.

Budaya yang dimaksud adalah nilai-nilai luhur yang telah ditinggalkan nenek moyang secara turun-temurun hingga saat ini perlu ditanamkan dalam hidup bermasyarakat. “Kota Budaya… budaya orang Malaka yaitu Sabete no Saladi, Hakneter no Haktaek perlu dihidupkan kembali dalam hidup bermasyarakat dan berpemerintahan, termasuk dalam berpolitik,” tungkasnya.

Karena itu, menurutnya, menghargai orang lain dengan pilihannya adalah sebuah hal mulia yang harus dilakukan para pendukung SAKTI. “Biarlah orang lain menjelekkan kita… biarkan orang lain mencaci kita… biarkan orang lain memfitnah kita.. biarkan! Kita tetap harus menghargai mereka. Karena kita tidak bisa menuntut orang lain harus menghargai kita, tapi bila kita menghargai orang lain, maka dengan sendirinya orang pun akan menghargai kita,” pesannya.

Dengan demikian, jelasnya, maka sebuah kesaktian bisa terwujud. Kesaktian yang dimaksud adalah menampilkan karakter budaya orang Malaka dalam hidup sehari-hari sebagai sebuah ciri khas yang luar biasa di mata Dunia.

Selain itu, dalam berpemerintahan, seorang pemimpin tidak boleh menunjukkan sikap arogansi kepada masyarakat. “Karena ketika kita menunjukkan arogansi, maka orang lain akan menunjukkan kehebatannya,” pungkasnya.

Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat baik itu pendukungnya, maupun tidak untuk dapat berdemokrasi yang baik dalam Pesta Demokrasi yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 nanti.

“Marilah kita berdemokrasi yang benar. Tidak perlu mencaci maki orang lain. Kita harus saling menghargai. Saya sangat yakin, ketika kita menunjukkan sikap rendah hati kepada orang lain, maka orang lain akan menghargai kita. Itulah mengapa kami menamakan Paket SAKTI. Kesaktian untuk membangun Kabupaten Malaka dengan adat dan budaya Malaka. Sehingga pada akhirnya, kesaktian itu milik masyarakat, bukan pemimpinnya! Kehebatan itu adalah milik masyarakat, bukan milik pemimpin karena tidak ada pemimpin yang hebat tanpa masyarakat,” tandasnya.

Untuk diketahui, tiga partai politik yang telah memberikan SK untuk mengusung paket SAKTI adalah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dengan demikian, pasangan tersebut telah memenuhi syarat minimal 20% Kursi DPRD untuk mendaftar di KPU.

PSI adalah Partai Politik yang pertama kali mengeluarkan SK pada tanggal 10 Maret 2020 lalu. SK tersebut diterima Paket SAKTI pada satu hari setelah SK tersebut diterbitkan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Malaka, Marianus Fatin kepada awak media beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa SK DPP PSI diberikan dalam acara serah terima yang berlangsung di Kantor Pusat DPP PSI yang beralamat di Jalan K.H. Wahid Hasyim No.194 Tanah Abang Jakarta Pusat.

“SK itu langsung diserahkan Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni dan disaksikan pula Ketua DPW PSI Provinsi NTT, Kris Widodo pada 11 Maret 2020 lalu,” kata Marianus.

Tak menunggu waktu yang lama, pada tanggal 12 Maret 2020, Partai Perindo pun menerbitkan SK mendukung Paket SAKTI. SK tersebut diterima pada tanggal 13 Maret 2020 dengan nomor : 041-SR/DPP-PARTAI PERINDO/III/2020 yang ditandatangani Ketua Umum, Hary Tanoesoedibjo dan Ahmad Rofiq selaku Sekjen DPP Partai Perindo.

Selang beberapa bulan kemudian, Paket Sakti kembali mendapat kejutan dengan diberikannya SK dari Partai PKB. Penyerarah SK tersebut diterima langsung oleh Bacawabup, Louise Lucky Taolin, S. Sos di Kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, Jalan Raden Saleh No. 9, Jakarta Pusat pada Kamis, (9/7/2020).

“Surat keputusan DPP PKB sudah diserahkan kepada Paket SAKTI baru saja tadi,” ujar Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malaka, Hendrikus Fahik Taek kepada sejumlah awak media saat konferensi pers di Kupang, Kamis (9/7/20) sore.

Dengan mendapat dukungan dari ketiga partai itu, Paket SAKTI telah mendapat dukungan dari lima Kursi DPRD Kabupaten Malaka. Artinya, Paket SAKTI sudah memegang syarat minimal 20% Kursi DPRD untuk mendaftar di KPU.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar