Beranda Politik Didampingi 10 Tua Adat, Vincent K. Laka Mendaftar ke PDIP Belu

Didampingi 10 Tua Adat, Vincent K. Laka Mendaftar ke PDIP Belu

492
0

Belu, Flobamora-news.com – Didampingi 10 Tua adat di Belu, Vincent K. Laka mendaftarkan diri ke Partai PDI Perjuangan Kabupaten Belu, Jumat (20/9/2019).

Vincent K. Laka yang memberikan kuasa kepada Yustinus Benny Seran datang bersama 10 orang tua adat dengan mengenakan busana adat orang Belu. 10 orang tua adat tersebut berasal dari dua suku besar di Kabupaten Belu yaitu Suku Kemak Sanirin dan Suku Tokodede-Maubara.

Vincent K. Laka yang dihubungi media ini via TELEPHONE selularnya menyampaikan apresiasi kepada Partai PDIP yang telah membukan pendaftaran kepada para Calon Bupati dan Wakil bupati pada periode serentak tahun 2020 tanpa menggunakan mahar. Hal ini dinilainya sebagai sebuah langkah maju dalam demokrasi Indonesia.

“Mendaftar tanpa mahar adalah sebuah langkah maju dalam demokrasi di negara kita. Langkah yang diambil PDIP ini juga dapat menapik paradigma umum masyarakat yang mana orang miskin pun bisa berpolitik dan menjadi seorang pemimpin,” tutur Pemilik Laka Boxing Club yang telah m3nyumbang banyak penghargaan bagi Kabupaten Belu itu.

Diceritakan bahwa beberapa waktu lalu, dirinya disambangi beberapa tokoh adat untuk meminta dirinya maju dalam Pilkada Serentak 2020. Para tua adat itu menilai bahwa Vincent K. Laka adalah sosok yang mampu memimpin Belu memimpin Belu ke depan.

“Awalnya saya masih ragu. Tapi karena beberapa kali saya didatangi, maka tidak ada salahnya untuk saya mencoba untuk ikut bertarung,” tuturnya.

Dikatakan bahwa para pendukungnya datang menggunakan busana adat karena sebagai masyarakat yang berbudaya, menampilkan ciri khas budaya adalah sebuah kebanggaan. Karena alasan itulah, para pendukungnya datang menggunakan busa adat yang lengkap.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya memiliki banyak program yang akan ditawarkan untuk menjadikan Belu yang lebih baik. Akan tetapi, dirinya belum ingin memaparkan program-program tersebut. Menurutnya, masih terlalu dini untuk mengumbar program.

Dirinya masih ingin mengikuti tahapan yang ada. Dia masih menghormati otoritas partai yang akan mengusungnya.

“Terlalu dini untuk kita membahas soal visi dan misi. Kita ikuti tahapan yang ada. Karena itu, ada baiknya kita serahkan semuanya pada otoritas partai. Bila kita diusung, maka barulah kita mengumbar soal Visi dan Misi,” jelas pria yang akrab disapa Eng Laka itu. “yang jelas program sudah ada, rencana kerja pun sudah ada. Akan kita paparkan kalau memang kita dipercaya oleh partai,” lanjutnya.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Belu, Frit da Costa mengapresiasi khusu kepada beberapa orang muda yang berani ikut bertarung dalam Pilkada 2020 nanti. Menurutnya hal ini merupakan sebuah langkah yang baik.

Lebih lanjut dirinya mengapresiasi khusus kepada para pendukung Vincent K. Laka yang datang menggunakan busana adat. Menurutnya, dalam politik, jangan pernah melupakan budaya kita.

Sampai berita ini diturunkan, dari 13 orang yang telah mengambil formulir pendaftaran di DPC PDIP Belu, baru 6 Calon yang datang mendaftar kembali di DPC PDIP. Mereka adalah Willybrodus Lay, Wiliam Bere Ati, Vincent Loe, Vincent K. Laka, Yulius Tablik, dan Meli Mau Leon.


Reporter: Ricky Anyan


Komentar