Didampingi 10 Tua Adat, Vincent K. Laka Mendaftar ke PDIP Belu

FlobamoraNews

Belu, Flobamora-news.com – Didampingi 10 Tua adat di Belu, Vincent K. Laka mendaftarkan diri ke Partai PDI Perjuangan Kabupaten Belu, Jumat (20/9/2019).

Vincent K. Laka yang memberikan kuasa kepada Yustinus Benny Seran datang bersama 10 orang tua adat dengan mengenakan busana adat orang Belu. 10 orang tua adat tersebut berasal dari dua suku besar di Kabupaten Belu yaitu Suku Kemak Sanirin dan Suku Tokodede-Maubara.

Vincent K. Laka yang dihubungi media ini via TELEPHONE selularnya menyampaikan apresiasi kepada Partai PDIP yang telah membukan pendaftaran kepada para Calon Bupati dan Wakil bupati pada periode serentak tahun 2020 tanpa menggunakan mahar. Hal ini dinilainya sebagai sebuah langkah maju dalam demokrasi Indonesia.

Baca Juga :  22 Oktober 2019, Suhu di Belu dan Malaka Akan Terasa Panas

“Mendaftar tanpa mahar adalah sebuah langkah maju dalam demokrasi di negara kita. Langkah yang diambil PDIP ini juga dapat menapik paradigma umum masyarakat yang mana orang miskin pun bisa berpolitik dan menjadi seorang pemimpin,” tutur Pemilik Laka Boxing Club yang telah m3nyumbang banyak penghargaan bagi Kabupaten Belu itu.

Diceritakan bahwa beberapa waktu lalu, dirinya disambangi beberapa tokoh adat untuk meminta dirinya maju dalam Pilkada Serentak 2020. Para tua adat itu menilai bahwa Vincent K. Laka adalah sosok yang mampu memimpin Belu memimpin Belu ke depan.

Baca Juga :  Seminggu Jelang Purna Tugas, DPRD Belu Tetapkan Dua Perda

“Awalnya saya masih ragu. Tapi karena beberapa kali saya didatangi, maka tidak ada salahnya untuk saya mencoba untuk ikut bertarung,” tuturnya.

Dikatakan bahwa para pendukungnya datang menggunakan busana adat karena sebagai masyarakat yang berbudaya, menampilkan ciri khas budaya adalah sebuah kebanggaan. Karena alasan itulah, para pendukungnya datang menggunakan busa adat yang lengkap.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dirinya memiliki banyak program yang akan ditawarkan untuk menjadikan Belu yang lebih baik. Akan tetapi, dirinya belum ingin memaparkan program-program tersebut. Menurutnya, masih terlalu dini untuk mengumbar program.

Tulisan ini berasal dari redaksi