Golkar NTT Komitmen Berantas Korupsi dan Human Trafficking

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Partai Golkar NTT berkomitmen memberantas Korupsi dan perdaganagn orang (Human Trafficking) di NTT. Komitmen tersebut tidak hanya sebatas wacana atau opini. Demikian pernyataan Ketua DPD I Partai Golkar NTT, Melky Laka Lena pada kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar NTT di ballroom Swissbel Kristal Hotel, Jumat, 25/Mei 2018.

“Golkar saat ini tidak lagi bermain opini dan wacana tapi telah melalui aksi, Gokar NTT bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktifis anti korupsi dan pedagangan orang “, Tegas Melki.

Kader Partai Golkar NTT harus setia dengan apa yang telah diucapkan. Karena itu, partai beringin itu membentuk satuan tugas (Satgas) Human trafficking dan Satgas Anti Korupsi. Tim perumus telah menyusun dan merapikan juklak/juknis terkait dua isu tersebut yang akan digunakan DPD II Golkar se NTT untuk dijadikan pedoman dan selanjutnya untuk segera bekerja membentuk satuan tugas (satgas).

Baca Juga :  25 Anggota DPRD Malaka Dilantik, Ini Pengucapan Sumpah

“Tim perumus akan segera bekerja merapikan juklak/juknis sehingga DPD II dapat bekerja membentuk satgas,” ujarnya.

Untuk menjalankan aksi tersebut, menurut dia, Golkar NTT telah bekerjasama dengan seluruh institusi penegak hukum dan aktivis anti korupsi. Karena itu, dia mengingatkan kader golkar agar serius memantau kasus Human Trafficking dan korupsi.

“Golkar NTT sebagai pilot project untuk dua kasus ini, sehingga harus bisa ditunjukan ke seluruh kader,” tandasnya.

Saat ini tim perumus telah menyusun dan merapikan petunjuk teknis dan pelaksana terkait dua isu tersebut yang akan digunakan DPD II Golkar NTT sebagai pedoman dan selanjutnya untuk segera bekerja.

Baca Juga :  Mantan Aktivis GMNI Kupang Daftar Calon Wakil Bupati ke DPC PDIP Malaka

“Juklak dan Juknis sudah ada, maka kita langsung beraksi (action) ” Tegas Melki.
Dia mengatakan Golkar merupakan satu-satunya partai politik yang tidak membela Ketua Umum saat terlibat dugaan kasus korupsi.

Tulisan ini berasal dari redaksi