Dalam pelaksanaannya diharapkan dapat membeli bahan kebutuhan makanan pada pedagang-pedagang setempat, seperti buah, sayur, telur, susu, daging, ikan maupun beras. Sebisa mungkin memanfaatkan komoditas lokal yang dihasilkan di wilayah masing-masing sehingga perputaran uang tidak mengalir ke luar daerah.
“Yang kita harapkan itu adalah program makan bergizi gratis ini bukan hanya sekadar meningkatkan gizi generasi penerus akan tetapi juga mampu menghidupkan perekonomian lokal dan membantu kesejahteraan masyarakat itu sendiri” tandasnya.
Aurelius mengingatkan Pemerintah terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus bisa memberikan data baseline yang valid atau informasi dasar sebelum pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis sebab, dengan adanya data tersebut, efektivitas program makan bergizi dapat diukur dan berjalan sesuai harapan.
Pemerintah harus punya kerjasama yang baik lintas sektor mulai dari Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan untuk mewujudkan kemandirian pangan sebagaimana visi kemandirian pangan yang dicanangkan Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi serta bekerja secara maksimal untuk memaksimalkan sumber pangan yang ada di Nagekeo.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
