
SOE-flobamora.news.com, 31 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) secara resmi menutup posko pendaftaran dan pengumpulan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana gempa bumi di Flores pada Senin, 31 Agustus 2026. Penutupan ini dilakukan setelah masyarakat memohon agar waktu pengumpulan bantuan diperpanjang, dan akhirnya disepakati berakhir per tanggal 31 Agustus 2026.
Bupati Timor Tengah Selatan, Eduard Markus Lioe, dalam keterangan persnya di lokasi posko bantuan gempa Flores menyampaikan bahwa kegiatan pengumpulan bantuan ini dibuka sejak tanggal 18 Agustus 2026. Semula batas waktu dijadwalkan berakhir pada 25 Agustus, namun atas permohonan masyarakat serta koordinasi dengan berbagai pihak termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS yang guru-gurunya berada di wilayah terpencil sehingga memerlukan waktu komunikasi lebih lama, maka waktu pengumpulan diperpanjang hingga hari ini.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan perkembangan penyaluran bantuan kloter pertama yang berangkat tanggal 18 Agustus lalu. Dua unit truk bantuan tersebut telah sampai di Provinsi NTT dan diterima langsung oleh BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tindak lanjut keputusan Gubernur NTT. Hari ini, 31 Agustus 2026, kembali diberangkatkan 2 unit truk bantuan kloter kedua menuju BPBD Provinsi NTT untuk selanjutnya disalurkan ke wilayah Flores.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.