Dengan begitu, peran PPL dalam mendampingi petani di manapun wilayah tugas mereka menjadi sesuatu yang penting untuk dijadikan perhatian serius, sebab dengan pendampingan intens PPL melalui metode teknik pola tanam yang intensif niscaya produksi hasil panen dapat meningkat.
Kata Primus, kendati pemerintah menjalankan kebijakan pemangkasan anggaran, akan tetapi dalam implementasinya program justeru pihak yang lebih merasakan dampak keuntungannya adalah masyarakat petani dan peternak. Oleh sebab itu, Ia meminta masyarakat untuk ikut ambil bagian menyukseskan program tersebut.
“Makan bergizi gratis ini nantinya akan membutuhkan begitu banyak bahan baku mulai dari daging, sayur dan buah-buahan. Hari ini di tempat ini kita melakukan tanam perdana, semoga ini menjadi pilot project dan bisa diikuti di tempat lain” pintanya.
Di tempat yang sama, Martinus Lowe salah satu PPL yang bertugas di wilayah Desa Anakoli menyebut pengembangan pola pertanian terintergrasi yang dilaksanakan oleh kelompok tani dampingannya diklaim mampu memasok bahan baku MGR untuk satu dapur khususnya di wilayah Kecamatan Wolowae.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
