Beranda Puisi Selamat Jalan Bapak Romo

Selamat Jalan Bapak Romo

159
0

Hari ini kami mendengar lagi bunyi lonceng, pada jam yang tidak lazim. Dentuman lonceng terus memaksa untuk diam. Kami tahu bunyi lonceng adalah teriakan kematian.

Benar….Ada yang harus kami lepaskan. Ada yang harus kami ikhlaskan. Ada yang harus pergi. Yang ada kembali tiada. Tuhan kembali menjemput abdiNya.

Selamat jalan Rm. Dominikus Metak, Pr.
Saya kagum denganmu. Saya kagum dengan kesetiaanmu, kesederhanaanmu, ketegasanmu, dan kerohanianmu.

Hidupmu menceritakan pada kami, bagaimana seharusnya menjalani panggilan suci ini. Kami tahu kau adalah pribadi yang luar biasa. Kamu mengajar kami dengan teladan, ketaatan, kesederhanaan, keikhlasan, dan kesetiaan.

Kita memang beda, tetapi kita satu di jalan panggilanNya. Kita tak bersama tetapi kita satu dalam ekaristi.

Kami mengiringi kepergiaanmu dengan ratap, dengan doa, dan dengan ekaristi. Berbahagialah kau dalam dekapan cintaNya.

Jangan lupa doakan kami. Jika ada waktumu untuk menoleh ke belakang, doakan kami. Jika ada waktumu untuk memandang ke depan, sampaikanlah doamu pada Dia untuk kami.

Selamat jalan bapak romo. Kami mencintaimu. Kami bangga padamu, tetapi Tuhan lebih mencintaimu. Beristirahatlah dalam damai. Biarlah Ia mendekapmu dalam pelukan cintaNya.


Penyair: Rm. Kris Fallo, Pr


Komentar