Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Refleksi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2023: Meningkatkan Kualitas Sistem Pendidikan Indonesia Melalui Pendekatan Partisipatif, Kritis, dan Konstruktif

Oleh: Melyusti Setiawan Kebkole, S.S Staf Waketum III Bidang SDM & SDA, Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND)

SOE, Flobamora-news.com – Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei sebagai momentum untuk mengingatkan pentingnya pendidikan dalam pembangunan bangsa. Namun, dalam jangka waktu lima tahun terakhir, isu pendidikan di Indonesia masih menjadi masalah yang kompleks. Hal ini tercermin dari rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia, yang menempatkan Indonesia pada peringkat ke-107 dari 189 negara yang diukur pada tahun 2020.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tujuan sistem pendidikan di Indonesia sebagai cita-cita luhur serta harapan negara dalam membangun sumberdaya manusia Indonesia yang unggul guna tercapainya kehidupan yang adil, makmur, serta sejahtera. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah sampai saat ini belum mampu menjawab amanat tersebut, padahal melalui sistem pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari berbagai jalur, jenjang, dan jenis pendidikan.

Baca Juga :  IMMALA: Pemda Malaka Segera Selesaikan Masalah Gaji Guru Honorer

Salah satu isu utama dalam pendidikan di Indonesia adalah kesenjangan akses dan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019, Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Dasar di daerah pedesaan hanya mencapai 87,8% sementara di daerah perkotaan mencapai 94,9%. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dalam akses pendidikan di Indonesia.