Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Rohani  

Ribuan Umat Katolik Menghadiri Misa HUT ke-50 Paroki Put’ain

SoE, Flobamora-news.com – Ribuan Umat Katolik memadati alun-alun Gereja Sta. Columba Put’ain merayakan sukacita Pesta Emas 50 tahun berdirinya Paroki Sta. Columba Putain-Keuskupan Agung Kupang. Menjelang Hari Raya ini ada beberapa kegiatan yang menjadi fokus perhatian kegiatan pastoral sesuai hasil rapat panitia dan petunjuk pastor paroki yakni; pembinaan dan pendampingan bagi para Calon Komuni Pertama, Krisma, Pernikahan, Kunjungan Umat, renovasi gereja dan pastoran, pembersihan halaman, dsb.

Puncak perayaan emas ini tepat pada Jumat tanggal 25 Oktober 2019 di bawah tema: MARI KITA NYATAKAN IMAN SECARA DEWASA DALAM KESAKSIAN HIDUP SEBAGAI MURID-MURID KRISTUS YG BENAR DI PAH ANAS. Perayaan ekaristi akbar ini serentak penerimaan Sakramen Krisma oleh Yang Mulia Uskup Agung Kupang (Mgr. Petrus Turang, Pr).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pastor Paroki Sta. Columba Putain: RD. Patrisius Tampani, kepada awak media membeberkan bahwa semua kegiatan pastoral yang dibuat oleh pastor, katekis, guru-guru agama, DPP, dan panitia dalam rangka mempersiapkan pesta emas ini selalu bermuara pada satu pesan pastoral yakni bahwa iman umat yangg sudah tumbuh dan berkembang selama 50 tahun mestinya kelihatan di dalam kesaksian hidup yang benar sebagai murid-murid Kristus dimana saja berada. Teristimewa di wilayah ANAS, sehingga iman yang tersembunyi benar-benar kelihatan.

Baca Juga :  Mengapa Harus Berdoa Rosario?

Kedua, semangat hidup dan iman seluruh umat mestinya benar-benar dewasa dan mandiri seturut usia paroki yang mulai menua.

Ketiga, panitia mestinya bekerja all out untuk suksesnya perayaan ini teristimewa liturgi dan mulai mengumpulkan data dan sejarah paroki yang akurat untuk diolah dan diterbitlan nanti.

Lebih lanjut Romo Patris menguraikan secara ringkas historisitas berdirinya Paroki Sta. Columba Putain. Paroki Putain resmi berdiri tahun 1969. Walau demikian sang gembala selanjutnya menceritakan bahwa cikal bakal iman katolik paroki ini sudah lama tumbuh sekitar awal tahun 1950.

Baca Juga :  Dekenat Malaka Gelar Misa Penerimaan Sakramen Krisma

Dikisahkan bahwa pada tahun itu ada seorang pria yang ditangkap dan ditahan akibat membunuh seseorang yang tidak diketahui namanya di Pah Anas; nama si tahanan ini Welem Tsu. Dia bahkan dibuang ke Nusakambangan. Setelah menjalani masa tahanan (entahlah ceritanya seperti apa), Welem Tsu akhirnya diangkat menjadi anggota tentara KNIL.