Rohani  

Penginjilan Ujung Tombak Pertumbuhan Gereja Yang Alkitabiah

FlobamoraNews

KUPANG, Flobamora-news.com – Penginjilan merupakan ujung tombak bagi pertumbuhan suatu Gereja yang Alkitabiah. Belajar dari pengalaman sejarah gereja dalam diri jemaat mula-mula, gereja Tuhan bertumbuh dengan pesat karena jemaat Tuhan mengambil peran secara langsung dan aktif dalam memberitakan berita Injil Keselamatan.

Tiga penginjil asal kota Kupang Daniel Diki Hambabanju, Ester Londa dan Mikhaela Ekha Amelia mengadakan penginjilan.

Sukacita mengiringi perjalanan kami yang melelahkan itu.  Meskipun perjalanan membutuhkan kekuatan yang cukup secara fisik, itu merupakan tantangan dalam pelayanan. Belum lagi kami harus menempuh jalan berbatu yang sudah rusak.
Suasana waktu itu “bagaikan sedang memasuki medan perang. Begitukah perjalanan Tuhan Yesus dalam memberitakan injil ? Yang pasti Tuhan Yesus tidak dilahirkan di Indonesia.

Baca Juga :  Tuhan Yesus dan Bunda Maria Diperkenalkan Sebelum Menjadi Anggota THS-THM

Bertemu dengan Jemaat
Gereja Paulus di Dusun A RT 02/RW 01 Desa Taebone Kecamatan Fatukopa Kabupaten Timur Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur merupakan puncak kelegaan kami. Tujuan kami kesana adalah untuk misi penginjilan dan pelayanan kasih di Jemaat tersebut. Kami disambut dengan sukacita.

“Kami ingin tau daerahnya seperti apa. Ternyata Air di sana sangat susah dan ssngat membutuhkan uluran tangan dari kita semua umat Tuhan dan masyarakat pada umumnya”. Ujar Ester

Mereka merasa bahwa meskipun mereka tinggal desa yang jauh dari keramaain, namun mereka memiliki saudara di dalam Tuhan yang tinggal di perkotaan. Kiranya persaudaraan kita pun menguatkan pelayanan kita dalam memberitakan injil Tuhan.

Baca Juga :  Kita Adalah Penyalur Keselamatan Kristus Bagi Sesama  

“Mereka semua hanya petani penghasilan mereka hanya kebun pada musim hujan makan, minum susah dan jalannya rusak sangat prihatinkan, kasian masyarakat dan umat Tuhan”. Ujar Ester

Sementara itu Pendeta Gereja Paulus Taebone Fransiskus Seranahak berterima kasih kepada Tiga penginjil yang telah mengadakan penginjilan di jemaat kami. Jemaat kami berjumlah 397 jiwa dengan penghasilan dari bertani. Saat ini kami sedang membangun Gereja kami karena Gereja kami yang lama sudah tidak layak lagi dipakai untuk beribadah. (RBT)

Tulisan ini berasal dari redaksi