Rohani  

TUHAN Ada dI Mana-Mana, Kan?

Editor: Redaksi
FlobamoraNews

Oleh : Kristoforus Juliano Ilham (Frater Novis Montfortan Ruteng)

RUTENG, Flobamora-news.com – Kita mungkin akan selalu dan pasti tertarik dengan puisi. Terlepas dari bervariasinya tema puisi, kita sulit menafikan betapa puisi telah mampu mengendalikan emosi, pikiran dan perasaan kita. Rangkaian kata demi kata, bukan hanya menuntut kita untuk menginterpretasikan sebuah makna, tetapi menyediakan bagi kita kesempatan menghayati sebuah puisi. Karena itu, adalah baik menyebut puisi sebagai ruang refleksi dan kontemplasi hidup kita. Puisi sebagai ruang refleksi dan kontemplasi berorientasi pada kristalisasi perspektif menyikapi fenomena, peristiwa, dan/atau situasi di sekitar kita.

Baca Juga :  Wabup Belu Lepas 39 Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci
Tulisan ini berasal dari redaksi