Lebih dari sekadar produksi garam, pengembangan kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru, khususnya di wilayah pesisir Rote Ndao.
Dampak Ekonomi yang Lebih Luas
Stefen Robert Hilli menilai dampak ekonomi dari keberadaan kawasan industri garam tidak hanya berasal dari aktivitas produksi garam.
Jika dikelola secara baik dan berkelanjutan, kawasan tersebut berpotensi menciptakan mata rantai ekonomi yang lebih luas, mulai dari sektor transportasi, perdagangan, jasa, pengolahan hasil produksi, pergudangan, hingga pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Masyarakat lokal juga memiliki peluang untuk terlibat sebagai tenaga kerja, pelaku usaha, penyedia jasa maupun mitra dalam berbagai aktivitas ekonomi yang berkembang di sekitar kawasan industri.
Dengan demikian, pembangunan K-SIGN diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi garam semata, tetapi mampu menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian Rote Ndao.
Dari tambak garam diharapkan tumbuh usaha-usaha baru. Dari usaha baru tercipta lapangan kerja. Dari lapangan kerja, pendapatan masyarakat dapat meningkat. Pada akhirnya, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan bergerak semakin kuat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
