Sementara beras lokal maupun berlabel yang dijual di toko dan swalayan saat ini harganya tidak kurang dari rp14.000,00/kg.
“Setiap warga yang ingin berpartisipasi diwajibkan membawa KTP Kabupaten Nagekeo, datang langsung tanpa perwakilan, dengan batas pembelian maksimal 20 kg beras per orang” katanya.
Acara ini rencananya akan dimulai sejak pukul 07.00 WITA sampai selesai. Program serupa sebelumnya telah sukses diselenggarakan pada peringatan Hari Pangan Sedunia di Mbay, dengan keterlibatan lebih banyak penyedia pangan, seperti toko, swalayan, pedagang, dan petani produsen.
Dinas Pangan Daerah kata Ignas, memilih Kecamatan Nangaroro sebagai lokasi gerakan Pangan murah didasari tingkat kerentanan pangan yang cukup tinggi di wilayah ini. Fluktuasi harga pangan di kawasan ini disebabkan berbagai faktor, seperti terganggunya distribusi akibat cuaca ekstrem, biaya transportasi yang tinggi, infrastruktur yang kurang memadai, serta perilaku pedagang dan pengelolaan stok yang belum optimal.
Melalui GPM ini, diharapkan stabilitas harga dan pasokan pangan pokok dapat terjaga, serta daya beli masyarakat dapat meningkat. Selain itu, diperlukan sistem pengelolaan yang efektif dan berkeadilan untuk menjembatani wilayah dengan surplus pangan dan wilayah yang defisit.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
