Sempat Ditahan Observasi 24 Jam, Pasien Asal Tetaf Akhirnya Meninggal Dunia

IMG 20260523 WA0012

SoE, flobamora-News.Com || Dunia pelayanan kesehatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) kembali menjadi sorotan. Seorang pasien bernama Yahya Kause, warga Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana, dikabarkan meninggal dunia setelah diduga mengalami keterlambatan penanganan medis di UGD Puskesmas Tetaf.

 

Korban disebut meninggal dunia usai menunggu lebih dari 24 jam tanpa mendapat penanganan langsung dari dokter di Puskesmas Tetaf. Peristiwa ini memicu kekecewaan dan kemarahan pihak keluarga yang menilai pelayanan medis di puskesmas tersebut tidak maksimal.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Yahya Kause dibawa ke Puskesmas Tetaf pada 5 Mei 2026 dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis segera. Namun saat tiba di ruang UGD, hanya terdapat satu petugas yang berjaga, sementara dokter tidak berada di lokasi. Penanganan medis disebut hanya dilakukan melalui konsultasi via telepon dan video.

 

Situasi di Puskesmas sempat memanas karena keluarga korban terus mendesak agar pasien segera diberikan surat rujukan ke RSUD SoE untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.



Exit mobile version