Simon Nahak: Sudah Waktunya Kita Menjadi Pemain Bukan Lagi Penonton

IMG 20191023 WA0176

Begitu niatnya maju sebagai Bakal Calon Bupati Malaka hanya memiliki satu tujuan, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat dan memastikan kepentingan rakyat diperhatikan pemerintah pusat dan daerah.

Banyak orang mengatakan bahwa Kabupaten Malaka yang masih belia ini susah untuk maju karena banyak Tanya, tertinggal, tertindas, terlantar, terbodoh, termiskin. Nah kita sebagai putra daerah yang dilahirkan dan dibesarkan di Malaka, kalau kita tidak kembali berbuat untuk Malaka, siapa lagi, dan kalau bukan sekarang kapan lagi?,” tegasnya.

“Kita tidak bisa terus-terusan menjadi penonton, saya kira sudah waktunya kita ambil bagian. Saya ingin berbuat baik kepada masyarakat, bukan mengamankan kepentingan keluarga,” ucapnya.

Menurut Simon Nahak, masalah hukum adalah masalah krusial di Malaka. “Menjadi aneh ketika (Malaka) kabupaten baru, juga terkorup, sebab banyak tulisan yang dibaca pada media. Kalau tidak terkorup ya gak mungkin termiskin dong,” tegasnya.

Orang Malaka ini pintar, cerdas, dan smart. Tetapi itu semua harus didukung dengan budaya (Hakneter no Haktaek Malu) yang saling menhargai, sarana prasarana pendidikan jika sudah memadai itu perlu berikan kebebasan kepada setiap kepala untuk berkreasi, bukan menindas para guru. Intinya harus transparan dalam mengelola program anggaran.



Exit mobile version