Lebih jauh, pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membicarakan arah kerja sama ke depan, terutama pemanfaatan teknologi digital. Mulai dari integrasi data berbasis aplikasi, pengembangan sistem uji kendaraan yang lebih modern, hingga pemanfaatan teknologi RFID di jalan tol, diharapkan akan memperkuat upaya bersama dalam menciptakan ekosistem transportasi darat yang lebih selamat, tertib, dan berkelanjutan.
“Ada begitu banyak potensi yang bisa dikerjasamakan dan dikolaborasikan dengan teman-teman dari Jasa Raharja dan Jasa Marga. Dimulai dengan dasar berupa RFID E-Blu, nantinya akan ada pemanfaatan-pemanfaatan yang lebih banyak lagi,” pungkas Aan.
Audiensi kali ini sekaligus mempertegas komitmen bersama bahwa sinergi yang
berlangsung lebih dari kerja sama administratif, tetapi juga menjadi ikatan yang terus bertransformasi sesuai kebutuhan zaman. Jasa Raharja, Ditjen Perhubungan Darat, dan Jasa Marga bersepakat untuk terus mendukung program pemerintah dalam
mewujudkan transportasi darat yang berkeselamatan, nyaman, dan berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
