<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Garam &#8211; Flobamora News</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-news.com/tag/garam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<description>Suara Flobamora</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Apr 2025 03:16:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-news.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Garam &#8211; Flobamora News</title>
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Lahan 10 Hektar Tambak Garam di Semau Menanti Perhatian Bupati Kupang</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/lahan-10-hektar-tambak-garam-di-semau-menanti-perhatian-bupati-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 19:27:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=27580</guid>

					<description><![CDATA[Foto: Camat Semau Marthen K. Timate, S.Sos SEMAU, Flobamora-news.com  &#8211; Sebuah peluang besar tengah menanti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Foto: Camat Semau Marthen K. Timate, S.Sos</p>
<p>SEMAU, Flobamora-news.com  &#8211; Sebuah peluang besar tengah menanti untuk dimanfaatkan di Dusun Oeleak, Desa Uitao, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Lahan tambak garam seluas 10 hektar yang sebagian sempat dikelola kini terbengkalai akibat keterbatasan dana.</p>
<p>Karena itu, masyarakat Semau berharap, melalui kunjungan kerja Bupati Kupang, Drs. Yosef Lede, aspirasi mereka untuk mengembangkan kembali tambak garam ini dapat didengar dan diwujudkan.</p>
<p>Dari total 10 hektar lahan, sekitar 2 hektar pernah dikelola dan menunjukkan potensi besar menghasilkan garam berkualitas. Namun, keterbatasan modal dan sarana pendukung membuat pengelolaan tersebut terhenti.</p>
<p>Kini, masyarakat menggantungkan harapan kepada pemerintah daerah untuk memberikan dukungan penuh agar pengembangan tambak garam bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal.</p>
<p>Menurut Camat Semau, Marthen K. Timate, S.Sos., pengembangan lahan tambak garam ini bukan hanya soal ekonomi, melainkan juga berkaitan dengan ketahanan pangan, kemandirian wilayah, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pasarkan Garam, Kadin NTT Diberi Apresiasi Pemkab Sabu Raijua</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/20133/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2022 05:48:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Garam]]></category>
		<category><![CDATA[Kadin ntt]]></category>
		<category><![CDATA[raijua]]></category>
		<category><![CDATA[sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=20133</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, Flobamora-news.com &#8211; Ratusan Ton Garam di berangkatkan menggunakan Tol Laut sebanyak Tujuh Kontainer. Ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KUPANG, Flobamora-news.com &#8211; Ratusan Ton Garam di berangkatkan menggunakan Tol Laut sebanyak Tujuh Kontainer. Ini sesuatu hal yang special bagi Kabupaten Sabu Raijua karena menurut Kepala Dinas Perindusterian dan Perdagangan Lagabus Pian bahwa sudah dalam waktu yang lama Garam Sabu tidak bisa dipasarkan ke Jawa dan Dua minggu kemudian akan ada lagi pengiriman ke Jawa (Pati Jawa Tengah).</p>
<p>Wakil Ketua Kadin NTT Bidang Investasi dan Maritim Yusak Benu mengatakan bahwa pada tahun 2016 kami sebagai Putra Daerah pernah membeli secara reguler garam Sabu tetapi karena kendala Infrastruktur dan Transportasi yang tidak bisa dikendalikan secara baik maka pembelian kami berhenti selama bertahun-tahun. Sudah Empat bulan ini saya kembali berkomunikasi intens dengan Bupati, Kadis Perindag, DPRD Sabu Raijua dan juga Pengusaha Muda Sabu yaitu teman-teman dari HIPMI untuk mencari solusi untuk hal ini.</p>
<p>&#8220;Memang solusi yang di dapatkan belum maksimal tetapi karena kami bisa menjalin kerja sama dengan Investor dan puji Tuhan bisa bersedia membuka PO 1.000 Ton maka sejak kemarin kami perdana membeli kembali Garam Sabu kemudian hari ini resmi di berangkatkan dari Sabu menuju Surabaya&#8221;, ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
