<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indo &#8211; Flobamora News</title>
	<atom:link href="https://www.flobamora-news.com/tag/indo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<description>Suara Flobamora</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Dec 2023 11:10:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.flobamora-news.com/wp-content/uploads/2024/05/cropped-512-100x75.png</url>
	<title>Indo &#8211; Flobamora News</title>
	<link>https://www.flobamora-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Teguh Santosa:Indonesia Saat Ini, Ada Ancaman Bagi Kebebasan Setelah Berbicara</title>
		<link>https://www.flobamora-news.com/teguh-santosaindonesia-saat-ini-ada-ancaman-bagi-kebebasan-setelah-berbicara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Flobamora-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Dec 2023 11:10:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Indo]]></category>
		<category><![CDATA[Teg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.flobamora-news.com/?p=23034</guid>

					<description><![CDATA[Foto: Ketua Umum JMSI Teguh Santosa Jakarta, Flobamora-news.com &#8211; Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Foto: Ketua Umum JMSI Teguh Santosa</p>
<p>Jakarta, Flobamora-news.com &#8211; <a href="https://www.flobamora-news.com/ketum-jmsi-teguh-santosa-media-punya-peran-peran-strategis-di-pemilu-2024/">Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia, Teguh Santosa menyatakan di Indonesia saat ini, ada ancaman bagi kebebasan setelah berbicara.</a></p>
<p>Jadi, menurut Teguh ancaman itu bukan muncul ketika berbicara, tapi dikala setelah berbicara.</p>
<p>Karena itu, lanjut Teguh, di kalangan aktivis maupun warga yang kritis digunakan istilah-istilah yang berfungsi menyamarkan, ketika mereka berpendapat.</p>
<p>&#8220;Istilah-istilah seperti Wakanda dan Konoha pun lahir, yang menggambarkan bahwa kondisi saat ini tak menguntungkan bagi siapapun yang menyinggung tokoh yang terlanjur dianggap merakyat dan populis,&#8221; ungkap Teguh dalam podcast Narada Syndicate yang dipandu oleh Kusfiardi, seorang aktivis 1998, Rabu (20/12).</p>
<p>Teguh melanjutkan, persoalan terkait kebebasan setelah berbicara juga ditandai dengan banyak munculnya buzzer-buzzer anonim di dunia digital.</p>
<p>Meskipun, ada juga dari buzzer-buzzer itu yang menggunakan akun asli.</p>
<p>Teguh pun menyatakan, kondisi ini tak bisa dilepaskan dari demokrasi liberal. Dia mengatakan, setelah reformasi semua aspek diliberalisasi, termasuk politik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
