Handuk Menuah di Kepala

FlobamoraNews

“Hari yang lupa untuk lupa”
Kepala menguning di uzur umur, senduh dan biang sekali dikunjungi nagi cinta
Bertemu tanah adalah kerikil hijau yang berjubah keringat.
Membayar langkah buat gelang di hati.
Aku ulang kelas!
Rayup dan selang hari bertuah menuah di jeruji keriput.
Kerapu berlarian tak tahu arah pulang.
Barat…
Barat utara menjelma jari waktu
Aku adalah kita yang ulang kelas buat ayah
Gelar gelas menyahuti panas di bibir
Selamat kering keriput buat penikmat kopi ayah
Lupa kopi adalah keringat kering ayah di handuk mandi
Aku adalah kita yang ulang kelas!
Itulah rumah ayah.

Baca Juga :  Selangkangan Senja-ta bersetubuh di bibir bacau

“Day’s Father”
(Kupang, Liliba)


Penyair: Mario Leon


Tulisan ini berasal dari redaksi