Selain melalui tulisan, Buang Sine juga memberikan keterangan melalui sambungan telepon. Ia mengakui bahwa postingan yang sempat viral tersebut tidak sesuai dengan fakta lapangan dan sudah dihapus dari beranda akunnya. Namun, ia menyayangkan karena tangkapan layar unggahan tersebut sudah terlanjur disebarkan oleh akun lain.
”Saya sudah hapus postingan itu, tapi disebarkan oleh orang-orang lain. Sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Hubertus dan keluarga besarnya,” ungkap Buang Sine melalui telepon WhatsApp, Senin sore.
Langkah klarifikasi ini merupakan respons atas laporan polisi yang dibuat Heriberthus Lau beberapa jam sebelumnya di SPKT Polres Belu. Heriberthus merasa dirugikan secara martabat dan mengalami tekanan psikologis akibat narasi yang dianggap menggiring opini negatif terhadap dirinya.
Didampingi keluarga besar, Heriberthus sebelumnya sempat memberikan ultimatum 1×24 jam bagi pemilik akun untuk memberikan pembuktian atau klarifikasi.
Hingga berita ini diturunkan, Heriberthus Lau telah melampirkan bukti-bukti berupa tangkapan layar unggahan awal sebagai dasar laporan di kepolisian.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
