“Saya juga sama seperti Yoseph. Uang dan ternak saya habis karena percaya dengan janji menjadi anggota veteran,” katanya dengan nada kecewa.
Modus dan Dugaan Keterlibatan Pimpinan
Menurut para korban, oknum Yosep Bere mendesak mereka agar segera menyerahkan uang jika ingin nama mereka cepat diproses sebagai anggota veteran. Proses tersebut disebut telah berlangsung sejak Oktober 2024.
Namun, saat mereka menerima SK yang dijanjikan, kebenaran mulai terkuak.
“Kami pergi menerima SK di rumah Kepala Veteran Kabupaten Malaka, Daniel Manek, di Nurobo. Ternyata SK yang diberikan itu palsu,” ungkap Yeremias.
“Kami menduga ada permainan antara kepala dan wakilnya. Bisa jadi mereka sudah bersekongkol,” ucap Yoseph dengan tegas.
Kedua korban mendesak agar pihak berwenang segera turun tangan menyelidiki dugaan penipuan berkedok perekrutan veteran tersebut. Mereka menegaskan, praktik seperti ini tidak boleh dibiarkan karena merugikan masyarakat kecil yang ingin memperjuangkan haknya.
“Kami hanya orang kecil yang ingin mendapatkan pengakuan sebagai veteran. Tapi justru dijadikan ladang uang oleh mereka. Ini harus dibongkar,” tegas Yoseph.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
