“Kita mulai dari safety riding, bagaimana kita berkendara dengan aman dan tertib. Kemudian sharing, bagaimana kepedulian itu kita wujudkan dengan berbagi kepada sesama. Dari sana kita membangun caring, yaitu kepedulian yang lebih luas terhadap keselamatan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Awaluddin, keselamatan transportasi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat sebagai pengguna jalan. Karena itu, kegiatan bersama komunitas menjadi salah satu ruang untuk membangun kesadaran bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab satu institusi.
Semangat tersebut sejalan dengan The Spirit of Jasfren, yang dibangun melalui tiga nilai, yakni Protection, Prevention, dan Participation . Ketiganya menjadi satu kesatuan dalam mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya perlindungan, mencegah risiko kecelakaan, sekaligus berpartisipasi dalam menciptakan keselamatan transportasi.
“Kami berharap semangat ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Karena keselamatan transportasi adalah tujuan yang harus terus kita bangun bersama,” imbuh Awaluddin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
