Di sisi lain, Aurelius juga mengkritisi mengapa pemerintah daerah mengijinkan pembangunan menara Sutet di area rumah sakit padahal hal ini sangat berbahaya dan berpengaruh terhadap kinerja peralatan rumah sakit dan kesehatan.
Lebih jauh, Dia menyarankan terkait pelaksanaan layanan kesehatan di RSUD terbesar di Kabupaten Nagekeo itu manakala ada hal yang membutuhkan peraturan daerah yang memayungi maka DPRD menyambut baik serta siap menindaklanjuti pembuatan Peraturan Daerah sebagai implementasi fungsi legislasi.
“Jika perlu intervensi dari DPRD dalam pembuatan Perda, maka dinas kesehatan menyiapkan naskah akademiknya dan kami
siap membahas dan menyukseskannya menjadi suatu produk perda” ujarnya.
Setelah pertemuan dengan Direktris RSUD Aeramo dr. Candra, Ia juga berkesempatan melakukan wawancara singkat dengan tenaga Kesehatan ada beberapa poin yang usulkan oleh beberapa nakes diantaranya, biaya operasional rujukan ke Maumere terlalu kecil dan tidak boleh disamakan dengan operasional rujukan ke Ende.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
