Ketua Dewan Juri Anugerah BUMN 2026 Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc. mengatakan
bahwa transformasi yang dilakukan perusahaan negara tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga perubahan budaya organisasi.
“Transformasi BUMN tidak boleh berhenti pada restrukturisasi organisasi. Karena
transformasi sejati adalah transformasi budaya, mindset yang berorientasi pada
speed, scale, dan sustainability. Dalam kerangka itu, penghargaan ini diharapkan
menjadi katalis perubahan, bukan tujuan akhir,” ungkapnya.
Menerima dua penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Direktur Utama Jasa Raharja
Muhammad Awaluddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi
pengakuan eksternal atas upaya perusahaan dalam memperkuat digitalisasi layanan kepada masyarakat. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada inovasi.teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa transformasi digital yang dilakukan Jasa
Raharja mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan
publik. Kami terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologiuntuk memastikan masyarakat memperoleh akses layanan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Awaluddin.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
