Kegiatan ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda. Sebanyak 9 mata lomba dipertandingkan yang mencakup bidang seni, sastra, dan olahraga, yaitu:
1. Solo Putra/Putri
2. Tari Kreasi
3. Baca Puisi
4. Debat Bahasa Indonesia
5. Debat Bahasa Inggris
6. Jurnalistik
7. LCC 4 Pilar
8. Atletik (Lari 100m & 400m)
9. Pencak Silat
Seluruh cabang lomba ini dinilai mampu mencerminkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kepekaan rasa, serta kekuatan fisik dan mental peserta.
Wabup menegaskan bahwa ajang ini memiliki makna strategis sebagai pembinaan awal menuju event tingkat nasional, seperti O2SN, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional, serta LCC 4 Pilar Tahun 2026.
“Dari sinilah akan lahir putra-putri terbaik daerah yang akan membawa nama Timor Tengah Selatan ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Joni Army Konay menyampaikan pesan kepada seluruh elemen yang terlibat, Kepada Peserta ,Bertandinglah dengan semangat juang, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan karakter integritas. Ingatlah bahwa kemenangan bukan hanya soal menjadi yang terbaik, tetapi proses membangun diri menjadi lebih baik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
